KEPULAUAN MENTAWAI, RadarJakarta.id – Kodim 0319/Mentawai menggelar penyuluhan penanggulangan bencana alam bagi pelajar SMP Kristen Cahaya Bangsa, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Senin (19/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program nonfisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan generasi muda menghadapi bencana.
Penyuluhan berlangsung di Aula SD-SMP Kristen Cahaya Bangsa, Jalan Raya Tuapejat Km 5,5, Dusun Turonia, Desa Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Materi disampaikan oleh Erik Prayogo Putra dan Riona Melani.
Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0319/Mentawai, Letkol Inf Bambang Budi Hartanto, mengatakan edukasi kebencanaan penting diberikan kepada pelajar agar mereka memahami langkah yang tepat ketika menghadapi situasi darurat.
“Kami berharap melalui kegiatan ini para pelajar dapat mendapatkan pengetahuan terkait apa yang harus dilakukan saat terjadi bencana dan bagaimana melakukan mitigasi bencana alam,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, para pelajar mendapatkan pemahaman mengenai langkah-langkah penyelamatan diri saat terjadi bencana, khususnya gempa bumi. Salah satu materi yang ditekankan adalah gerakan 3B, yakni Berlindung, Berlutut, dan Bertahan, sebagai upaya melindungi diri ketika guncangan terjadi.
Para siswa juga diingatkan untuk tetap tenang, melindungi kepala dan tubuh dari benda yang berpotensi jatuh, serta berlindung di tempat yang aman selama gempa berlangsung. Pengetahuan tersebut diharapkan membantu mereka mengambil tindakan yang tepat dan mengurangi risiko cedera saat menghadapi keadaan darurat.
Melalui penyuluhan ini, Kodim 0319/Mentawai berharap kesadaran dan kesiapsiagaan pelajar terhadap potensi bencana semakin meningkat. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud kontribusi TNI melalui program TMMD ke-130 dalam mendukung edukasi kebencanaan dan membangun ketangguhan masyarakat, khususnya generasi muda di wilayah Kepulauan Mentawai.|Wardana*











