JAKARTA BARAT, RadarJakarta.id – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Administrasi Jakarta Barat menetapkan para pemenang Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) 2026. Sejumlah perwakilan kecamatan berhasil meraih prestasi dalam delapan kategori perlombaan, mulai dari olahraga, seni vokal, hingga kreativitas pembelajaran berbasis digital.
Penetapan pemenang tersebut tertuang dalam Keputusan Pengurus PGRI Kota Administrasi Jakarta Barat Nomor 56/PGRI/JB/2026 tentang Penetapan Pemenang Lomba Porsenijar Tahun 2026. Keputusan itu ditetapkan di Jakarta pada 18 Oktober 2026 dan ditandatangani Ketua PGRI Kota Jakarta Barat, Muriyah.
Dalam kategori olahraga, Kalideres meraih juara pertama bulu tangkis, disusul Cengkareng sebagai juara kedua. Kembangan dan Grogol Petamburan menempati posisi juara ketiga. Pada tenis meja, Tambora keluar sebagai juara pertama, Kalideres juara kedua, sedangkan Palmerah dan Tamansari meraih posisi ketiga.
Persaingan bola voli putra dimenangkan Kebon Jeruk, dengan Kembangan di posisi kedua serta Tamansari dan Tambora pada posisi ketiga. Sementara itu, Cengkareng menjadi juara pertama bola voli putri, diikuti Kembangan sebagai juara kedua. Kalideres dan Palmerah menempati posisi ketiga.
Di bidang seni, Franklin dari Grogol Petamburan meraih juara pertama solo vokal putra. Bayu Agustian dari Cengkareng menempati posisi kedua, sedangkan Johan Kosasih dari Kalideres meraih juara ketiga. Untuk kategori solo vokal putri, Alberta DM dari Grogol Petamburan menjadi juara pertama, disusul Olivya Christy Ohy dari Tamansari dan Nazhifah Amaliah dari Palmerah.
Kompetisi kreativitas digital juga menghadirkan para pemenang. Dewi Handayani dari Grogol Petamburan meraih juara pertama video konten kreatif, diikuti Tutut Mulyanti dari Kebon Jeruk dan Irsyah Wahyudi dari Kalideres. Adapun kategori video pembelajaran mendalam dimenangkan Sastra Kaspita dari Kembangan, dengan Hendrik Santoso dari Kebon Jeruk sebagai juara kedua dan Maya Sugmawati dari Cengkareng sebagai juara ketiga.
Porsenijar menjadi wadah bagi para guru untuk mengembangkan potensi, menjaga kebugaran, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan kreativitas dalam pembelajaran. Sebelumnya, kegiatan tingkat Kota Jakarta Barat ini digelar di SMK Telkom, Cengkareng, sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 PGRI dan Hari Guru Nasional 2026. Pemerintah Kota Jakarta Barat juga mendorong para guru meningkatkan literasi digital agar mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi pendidikan.
Dengan ditetapkannya para pemenang, Porsenijar 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mendorong kolaborasi antarguru dan pertukaran gagasan pembelajaran yang inovatif. Prestasi yang diraih para peserta menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidik serta menciptakan proses belajar yang kreatif dan relevan bagi peserta didik.|Hendra*











