KAIRO, Radarjakarta.id – Indonesia menorehkan prestasi gemilang pada BWF World Junior Championships 2026 setelah Muhammad Luthfi Habibi/Dian Ramadhani Mukti menjuarai sektor ganda campuran dan Radithya Bayu Wardhana merebut gelar tunggal putra. Kedua kemenangan tersebut diraih pada partai final, Sabtu (17/10/2026), di Cairo International Stadium, Kairo, Mesir.
Luthfi/Dian memastikan gelar juara setelah mengalahkan pasangan China, Feng Yi Lang/Li Meng Han, melalui pertandingan tiga gim yang menegangkan. Pasangan Indonesia menang dengan skor 17-15, 8-15, dan 16-14. Hasil ini menjadi bukti ketangguhan mereka dalam menghadapi tekanan hingga poin-poin penentuan.
Kemenangan tersebut terasa istimewa karena Luthfi/Dian sempat tertinggal pada gim ketiga. Namun, keduanya mampu menjaga keyakinan, memperkuat komunikasi, dan mengejar ketertinggalan hingga membalikkan keadaan. Muhammad Luthfi Habibi menyampaikan apresiasi kepada para pendukung, keluarga, orang tua, serta pelatih yang membantu persiapan mereka.
“Gelar ini terutama untuk pelatih kami karena dengan persiapan hanya 2–3 minggu, kami bisa ambil gelar juara,” ujar Luthfi dalam keterangan yang dimuat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).
Sementara itu, Radithya Bayu Wardhana melengkapi keberhasilan Indonesia melalui kemenangan atas rekan senegaranya, Fardhan Rainanda Joe, pada final tunggal putra. Radithya menang dengan skor 15-9, 11-15, dan 15-8. Pertandingan ini memastikan gelar tunggal putra menjadi milik Indonesia sekaligus menciptakan final sesama pemain Merah Putih yang bersejarah pada kejuaraan tersebut.
Dua gelar itu menegaskan potensi besar regenerasi bulu tangkis Indonesia di panggung dunia. Perjuangan Luthfi/Dian memperlihatkan pentingnya komunikasi dan ketenangan, sedangkan Radithya menunjukkan kemampuan menjaga fokus setelah kehilangan gim kedua. Hasil final ini menjadi modal berharga bagi para pemain muda untuk menghadapi persaingan di level senior.
Berdasarkan laporan resmi PBSI tertanggal 17 Oktober 2026, final ganda campuran dan tunggal putra menjadi sorotan utama keberhasilan Indonesia di Kairo. Informasi hasil pertandingan dan perkembangan wakil Indonesia dapat ditelusuri melalui situs resmi “PBSI”.|
DAFFA*











