NGAWI, Radarjakarta.id – Pembangunan talud dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim Ngawi memasuki hari keempat dengan progres pengerjaan mencapai 80 persen. Satgas TMMD bersama masyarakat terus bergotong royong untuk mempercepat penyelesaian pembangunan agar rampung sesuai target.
Pengerjaan tersebut berlangsung di wilayah sasaran TMMD Kodim Ngawi pada Sabtu (17/10/2026). Personel TNI dan warga bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan dengan mengedepankan semangat kebersamaan dan gotong royong.
Komandan Kompi (Danki) Satgas TMMD, Kapten Inf Jumadi, mengatakan antusiasme masyarakat dalam mendukung program TMMD sangat tinggi. Partisipasi aktif warga dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam memperlancar pelaksanaan berbagai sasaran fisik pembangunan.
“Masyarakat sangat antusias dan sukarela membantu pengerjaan infrastruktur fisik dalam program TMMD ini, baik pembangunan jalan, rumah tidak layak huni (RTLH), maupun jembatan,” ujar Kapten Inf Jumadi.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI dan warga dalam mendukung pembangunan desa. Ia berharap semangat gotong royong tersebut terus terjaga hingga seluruh sasaran program TMMD selesai sesuai rencana.
Pembangunan talud menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas infrastruktur desa sekaligus mendukung pemanfaatan jalan paving secara optimal. Infrastruktur yang memadai diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga serta menunjang kegiatan sosial dan perekonomian masyarakat.
Melalui program TMMD ke-130, Kodim Ngawi terus mendorong kolaborasi antara TNI dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Dengan progres yang telah mencapai 80 persen pada hari keempat, pengerjaan talud diharapkan segera rampung sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat setempat.***











