KAMAKSI Apresiasi Capaian Jakpro, Dorong Inovasi dan Transparansi BUMD

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id — Kaukus Muda Anti Korupsi (KAMAKSI) mengapresiasi sejumlah capaian PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro dalam pengembangan infrastruktur perkotaan, transportasi publik, dan optimalisasi aset strategis daerah. Apresiasi tersebut disertai dorongan agar perusahaan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta itu konsisten meningkatkan inovasi, transparansi, dan akuntabilitas dalam menjalankan kegiatan usahanya.

KAMAKSI menilai, pengembangan infrastruktur yang modern dan terintegrasi merupakan bagian penting dalam mendukung Jakarta sebagai kota global. Namun, keberhasilan perusahaan daerah tidak cukup diukur dari penghargaan atau besarnya proyek yang dikerjakan, melainkan juga dari efisiensi anggaran, kualitas pelayanan publik, kesehatan keuangan, serta manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Salah satu capaian Jakpro adalah meraih dua penghargaan dalam ajang Indonesia Top Achievements of the Year (ITAY) 2026, yakni Urban Mass Transportation Infrastructure Excellence Award 2026 dan Transformational Leadership in Urban Infrastructure Award 2026. Penghargaan tersebut diberikan pada 23 Februari 2026. Pada Mei 2026, Jakpro juga meraih penghargaan kategori Key Element of Marketing untuk sektor jasa infrastruktur dalam ajang BUMN Entrepreneurial Marketing Awards 2026.

Di sektor transportasi publik, pembangunan LRT Jakarta lintas Velodrome–Manggarai menjadi salah satu proyek strategis yang mendapat perhatian KAMAKSI. Berdasarkan keterangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada 13 Agustus 2026, progres konstruksi lintas sepanjang 6,4 kilometer itu mencapai 97,9 persen hingga minggu keempat Juli 2026. Jalur tersebut merupakan bagian dari jaringan Kelapa Gading–Manggarai sepanjang 12,2 kilometer yang diharapkan memperkuat konektivitas antarwilayah dan integrasi dengan moda transportasi lain, termasuk Transjakarta, KRL Commuter Line, serta kereta bandara.

KAMAKSI berpandangan bahwa keberhasilan pembangunan transportasi publik harus diikuti dengan jaminan keselamatan, ketepatan waktu, tarif yang terjangkau, aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, dan kualitas pelayanan setelah beroperasi. Dengan demikian, investasi infrastruktur dapat memberikan dampak langsung terhadap mobilitas dan produktivitas masyarakat.

Dalam pengelolaan aset daerah, langkah Jakpro menjajaki komersialisasi hak penamaan atau naming rights Jakarta International Stadium (JIS) pada Juni 2026 dinilai berpotensi membuka sumber pendapatan non-tiket sekaligus memperluas kemitraan dengan sektor swasta. Meski demikian, KAMAKSI menekankan pentingnya proses pemilihan mitra yang transparan, penilaian nilai komersial yang dapat dipertanggungjawabkan, serta perlindungan terhadap kepentingan publik atas aset milik daerah.

Ketua Umum KAMAKSI, Joko Priyoski, menegaskan bahwa apresiasi terhadap kinerja BUMD harus berjalan seiring dengan pengawasan publik. Menurutnya, penghargaan dan transformasi perusahaan perlu menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja secara berkelanjutan, bukan satu-satunya tolok ukur keberhasilan.

“KAMAKSI mengapresiasi capaian dan berbagai langkah transformasi yang dilakukan Jakpro. Pengembangan transportasi publik, pengelolaan aset strategis, dan penguatan infrastruktur perkotaan merupakan agenda penting bagi masa depan Jakarta. Kami berharap capaian tersebut terus ditingkatkan agar memberikan manfaat yang semakin nyata bagi masyarakat,” ujar Joko.

Ia juga mendorong Jakpro memperkuat penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG), antara lain melalui keterbukaan informasi proyek strategis, pelaporan kinerja keuangan, pengelolaan risiko, transparansi pengadaan barang dan jasa, serta evaluasi manfaat ekonomi dan sosial dari setiap investasi.

“Prestasi sebuah BUMD tidak cukup diukur dari banyaknya penghargaan atau besarnya proyek yang dikerjakan. Ukuran yang tidak kalah penting adalah kualitas pelayanan publik, efisiensi penggunaan anggaran, kesehatan keuangan perusahaan, kontribusi terhadap pendapatan daerah, serta keterbukaan dalam mempertanggungjawabkan setiap kebijakan dan kegiatan usaha,” tegasnya.

KAMAKSI berharap sinergi Jakpro dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus diperkuat agar pembangunan infrastruktur tidak hanya meningkatkan daya saing Jakarta, tetapi juga memperluas akses masyarakat terhadap layanan transportasi yang aman, nyaman, terjangkau, dan inklusif.

“Apresiasi dan pengawasan bukanlah dua hal yang bertentangan. Keduanya harus berjalan beriringan. Kami mendukung pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat sekaligus mendorong agar seluruh prosesnya dilaksanakan secara transparan, profesional, dan akuntabel,” pungkas Joko.

KAMAKSI menegaskan komitmennya untuk terus mendorong budaya tata kelola yang bersih dan bertanggung jawab di lingkungan BUMD. Dengan demikian, capaian Jakpro diharapkan tidak berhenti pada penghargaan, tetapi berlanjut pada peningkatan kualitas pelayanan, penguatan ekonomi daerah, dan manfaat yang dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat Jakarta.|ZDN*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.