JAKARTA, Radarjakarta.id – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Palmerah menggelar Pekan Olahraga, Seni, dan Inovasi Pembelajaran (Porsenijar) selama empat hari untuk memperingati HUT ke-81 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) 2026. Kegiatan berlangsung mulai Selasa, 6 Oktober 2026, dengan sejumlah pertandingan dan perlombaan yang dipusatkan di beberapa sekolah di Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat.
Pembukaan Porsenijar digelar di halaman SMAN 78 Jakarta Barat pada Selasa (6/10/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Camat Palmerah Febbiandri Suharto, Ketua PGRI Kota Jakarta Barat Hj. Muriyah, Kasatlak Kecamatan, pengawas sekolah, pengurus PGRI, serta para kepala sekolah.
Ketua PGRI Kecamatan Palmerah IGN. Yulius Dwi Kristianto mengatakan Porsenijar menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 PGRI dan HGN 2026. Menurutnya, kegiatan dilaksanakan selama empat hari di tiga lokasi, yakni SMAN 78 Jakarta Barat, SDN Slipi, dan SMPN 88 Jakarta.
“Porsenijar ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT PGRI ke-81 dan Hari Guru Nasional 2026. Pelaksanaannya selama empat hari di tiga lokasi,” ujar Yulius.
Sebanyak tujuh mata lomba dipertandingkan dalam kegiatan tersebut. Cabang yang dilombakan meliputi bola voli putra dan putri, futsal, bulu tangkis, tenis meja, menyanyi solo, serta inovasi pembelajaran. Peserta berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari guru TK, SD, SMP hingga SMA, baik negeri maupun swasta.
Yulius menjelaskan, sistem peserta disesuaikan dengan jenis perlombaan. Bola voli dan futsal diikuti secara beregu, sementara bulu tangkis dan tenis meja melibatkan perwakilan gugus serta ranting. Kegiatan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang bertemu bagi guru dari berbagai jenjang pendidikan di Palmerah.
“Kami berharap kegiatan ini dapat terus menjaga tali silaturahmi. Setelah bertemu melalui Porsenijar, para guru dapat semakin mudah berkolaborasi dan bekerja sama. Kami ingin PGRI Kecamatan Palmerah terus membawa nama Palmerah ke tingkat yang lebih tinggi melalui kegiatan olahraga, seni, dan inovasi pembelajaran,” jelasnya.|Hendra*











