NGAWI, Radarjakarta.id – Atlet Wushu Kabupaten Ngawi terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Timur XV 2026. Sebagai tuan rumah, para atlet terus digenjot agar siap secara teknik, fisik, dan mental sebelum memasuki arena pertandingan.
Salah satu agenda persiapan dilakukan melalui latihan bersama dan uji tanding dengan atlet dari luar Jawa Timur. Program tersebut berlangsung di Sasana Soerjo Ngawi saat menerima kunjungan tim Wushu Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Sabtu (26/9/2026).
Kegiatan diawali latihan bersama di halaman Sasana Soerjo Ngawi. Para atlet kemudian menjalani sparing dengan lawan yang disesuaikan berdasarkan kelas dan berat badan. Uji tanding berlangsung dalam suasana kompetitif, namun tetap terukur dan tidak menggunakan kekuatan penuh.
Bagi atlet Wushu Ngawi, sparing tersebut menjadi kesempatan untuk mengukur perkembangan kemampuan sekaligus memperoleh pengalaman menghadapi lawan dari daerah lain. Sementara bagi tim Wushu Demak, latihan bersama juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah.
Pelatih Sasana Soerjo Ngawi, Didit Koko Nugroho, mengatakan kehadiran tim Wushu Demak memberikan pengalaman berharga bagi anak asuhnya. Menurut dia, uji tanding dengan atlet dari luar Jawa Timur dapat menjadi bahan evaluasi sebelum POPDA Jatim XV digelar.
“Pertama kami mengucapkan banyak terima kasih kepada tim Wushu Demak yang sudah jauh-jauh datang untuk berlatih bersama kami di Ngawi. Ini tentunya menjadi pelajaran berharga bagi anak-anak untuk menambah pengalaman bertanding, apalagi lawan sparing berasal dari luar Jatim,” ujar Koko.
Koko menegaskan, persiapan menuju POPDA Jatim XV masih terus dilakukan. Evaluasi akan difokuskan pada peningkatan teknik dan kondisi fisik atlet dengan memanfaatkan waktu yang tersisa sebelum kompetisi.
“Mengingat POPDA yang semakin dekat, kita akan terus melakukan evaluasi, utamanya di teknik dan fisik anak-anak. Kita akan memaksimalkan waktu yang ada sampai anak-anak benar-benar siap mengikuti POPDA, apalagi kita sebagai tuan rumah,” tegasnya.
Dengan waktu persiapan yang semakin terbatas, Sasana Soerjo Ngawi akan melanjutkan latihan dan uji tanding secara terukur. Program tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga membangun mental bertanding atlet Wushu Ngawi agar lebih siap menghadapi persaingan di POPDA Jatim XV 2026.***











