Gelombang Tinggi Terjang Laut Selatan, Nelayan Grajagan Banyuwangi Parkir Perahu di Tengah Laut

banner 468x60

BANYUWANGI,Radarjakarta.id – Mengantisipasi ancaman gelombang tinggi di pesisir Laut Selatan, sejumlah nelayan di Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, memilih strategi khusus untuk mengamankan armada mereka. Dibandingkan menambatkan perahu di dermaga atau bibir pantai, para nelayan justru memarkir perahu di tengah perairan menggunakan jangkar.

​Langkah ini dilakukan guna meminimalisir risiko perahu hancur atau rusak akibat dihantam ombak besar yang menghempas bibir pantai.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

​Bagi masyarakat setempat, metode ini sudah menjadi kebiasaan turun-temurun, terutama saat cuaca ekstrem melanda. Perahu-perahu berukuran kecil atau yang biasa disapa warga sebagai katiran menjadi armada yang paling rentan jika dibiarkan bersandar di tepi pantai.

​Salah seorang warga Grajagan, Bagus, mengonfirmasi bahwa kondisi gelombang pada hari ini memang tergolong cukup besar dan membahayakan keselamatan nelayan.

​”Ombak laut hari ini memang cukup besar. Bahkan tadi ada satu perahu yang sampai kandas ke pantai,” ujar Bagus saat ditemui di lokasi, (Tanggal/Hari).

​Bagus mengimbau para nelayan untuk ekstra waspada, baik saat hendak berangkat melaut maupun ketika kembali menuju daratan. Kewaspadaan ini dinilai krusial mengingat beberapa titik di kawasan tersebut memiliki tingkat risiko kecelakaan yang sangat tinggi.

​”Hari ini gelombang Laut Selatan cukup besar. Apalagi tadi malam juga sempat terjadi kecelakaan laut di Pelawangan Grajagan. Nelayan harus lebih waspada demi keselamatan,” tegas Bagus.

​Menanggapi kondisi cuaca buruk tersebut, aparat kepolisian setempat turut memberikan imbauan keselamatan. Kapolsek Purwoharjo, Iptu Agus Suhartono, meminta para nelayan untuk tidak mengabaikan keselamatan diri saat melaut.

​”Kami mengimbau kepada seluruh nelayan agar senantiasa berhati-hati karena cuaca sedang kurang bersahabat. Pastikan selalu memakai rompi pelampung (life jacket) sebelum berangkat melaut,” imbau Iptu Agus Suhartono.

​Kawasan Pelawangan Grajagan sendiri dikenal sebagai jalur utama keluar-masuk perahu nelayan menuju Samudra Hindia. Titik ini memiliki karakteristik arus deras dan gelombang tinggi yang sangat sulit diprediksi.

​Saat cuaca buruk melanda, Pelawangan menjadi area paling rawan karena sering kali membuat perahu kehilangan kendali, kandas, hingga terbalik.

​Padahal, Pantai Grajagan yang terletak di Dusun Grajagan, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, tidak hanya berperan sebagai sentra aktivitas perikanan, tetapi juga merupakan salah satu destinasi wisata pantai populer di Kabupaten Banyuwangi.

​Kendati menawarkan pemandangan pesisir yang memukau, kawasan ini menyimpan tantangan alam yang besar bagi para nelayan lokal yang menggantungkan hidupnya dari hasil tangkapan laut setiap hari.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.