Radarjakarta.id, NGAWI – Lagi-lagi bikin resah warga, keberadaan kabel jaringan internet yang diduga merupakan milik penyedia layanan MyRepublic di Dusun Brangol, Desa Grudo, Kabupaten Ngawi, menuai keluhan dari warga. Kabel yang terpasang semrawut dan menjuntai di sejumlah titik dinilai mengganggu estetika lingkungan serta dikhawatirkan membahayakan keselamatan masyarakat, khususnya anak-anak yang sering bermain di sekitar lokasi.
Menurut pantauan warga, terdapat sejumlah kabel yang melintang di sepanjang jalan permukiman dengan kondisi yang dinilai kurang rapi. Warga berharap pihak penyedia layanan segera melakukan penataan jaringan agar tidak menimbulkan risiko kecelakaan maupun membahayakan pengguna jalan.
Salah seorang warga Dusun Brangol yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku resah dengan kondisi tersebut.
“Benar, Mbak. Warga Dusun Brangol banyak yang mengeluhkan kabel WiFi yang semrawut. Kami khawatir kalau anak-anak bermain di sekitar kabel itu atau sewaktu-waktu ada kabel yang putus dan membahayakan. Kalau sampai terjadi sesuatu, siapa yang akan bertanggung jawab?” ujarnya, Sabtu, (4/7/2026).
Selain persoalan keselamatan, warga juga mempertanyakan aspek perizinan pemasangan jaringan kabel tersebut. Menurut mereka, perlu ada kejelasan apakah pemasangan jaringan telah sesuai dengan ketentuan dan prosedur perizinan yang berlaku, termasuk pemanfaatan ruang milik jalan maupun fasilitas umum apabila memang diperlukan sesuai peraturan yang berlaku.
Hingga berita ini diterbitkan, status perizinan pemasangan jaringan tersebut masih perlu diklarifikasi kepada instansi pemerintah yang berwenang. Media ini juga masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak MyRepublic terkait keluhan warga, legalitas pemasangan jaringan, serta langkah penataan kabel di lokasi tersebut sebagai bentuk penerapan asas keberimbangan dan pemenuhan hak jawab.
Warga berharap pemerintah daerah bersama penyedia layanan internet segera melakukan evaluasi dan penataan jaringan kabel agar lebih tertata, aman, dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.











