JAKARTA, Radarjakarta.id – Libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dimanfaatkan warga untuk menikmati suasana santai sekaligus bernostalgia di kawasan Kota Tua, Taman Sari, Jakarta Barat. Tak hanya siang hari, kawasan ini juga ramai dikunjungi hingga malam, menghadirkan perpaduan wisata sejarah dan hiburan.
Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua, Denny Aputra, menyebutkan total pengunjung selama libur Lebaran mencapai 106 ribu orang, termasuk sekitar 2.100 wisatawan mancanegara.
Lonjakan kunjungan terlihat signifikan sejak H+2 hingga H+4 Lebaran. Pada H+3, jumlah pengunjung bahkan mencapai 64 ribu orang dalam satu hari, menjadikan kawasan ini sebagai salah satu titik keramaian utama di Jakarta.
Menurut Denny, daya tarik Kota Tua tidak hanya terletak pada nilai sejarahnya, tetapi juga pada ragam aktivitas yang ditawarkan selama libur Lebaran. Salah satunya adalah pertunjukan Lighting Art yang mempercantik suasana malam dan menjadi spot favorit pengunjung.
“Pengunjung tidak hanya datang untuk berfoto atau menikmati bangunan bersejarah, tetapi juga menikmati hiburan musik seperti keroncong dan penampilan komunitas,” ujarnya, Kamis (26/3).
Selain itu, museum, area kuliner, hingga wahana sepeda ontel turut menjadi pilihan aktivitas bagi wisatawan yang datang bersama keluarga.
Untuk mengakomodasi tingginya minat pengunjung, pengelola menambah jam operasional hingga pukul 22.00 WIB. Kebijakan ini membuat kawasan Kota Tua tetap hidup hingga malam hari.
Meski ramai, pengelola tetap mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan ketertiban di area wisata.
“Kami mengajak seluruh pengunjung untuk tetap menjaga kebersihan dan kenyamanan bersama, agar Kota Tua tetap menjadi destinasi yang menyenangkan,” kata Denny.
Ia juga memprediksi jumlah pengunjung akan terus meningkat hingga akhir pekan, seiring masih berlangsungnya masa libur Lebaran.











