MEDAN, Radarjakarta.id — Warga Jalan Sei Kera, Kelurahan Pandau Hilir, Kota Medan, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria yang tergeletak di trotoar pada Rabu (22/2/2026) sekitar pukul 07.30 WIB.
Lurah Pandau Hilir, Efrin Hasibuan, mengatakan korban sempat tidak diketahui identitasnya. Namun, setelah dilakukan penelusuran, korban diketahui bernama Ali (59), warga Kelurahan Sidodadi.
“Awalnya kami belum mengetahui identitas korban. Namun kemudian ada warga yang mengenali dan kepala lingkungan juga membenarkan bahwa korban merupakan warganya,” ujarnya.
Saat ditemukan, terdapat bercak darah di sekitar tubuh korban. Tim Inafis dan pihak kepolisian telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hingga kini, penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
“Untuk penyebab kematian, kami masih menunggu hasil dari tim Inafis. Jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk penanganan lebih lanjut,” jelasnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, Iptu Fajri, menyampaikan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Memang ada darah di sekitar TKP. Namun setelah kami periksa, tidak ada luka di tubuh korban. Dugaan sementara, darah tersebut merupakan muntahan korban,” ungkapnya.
Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan telah menerima kepergian korban. Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit tertentu.
“Keluarga menolak proses autopsi karena sudah mengikhlaskan. Selanjutnya jenazah akan kami serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkasnya.











