DEPOK, Radarjakarta.id – Bagi sebagian orang, rumah mungkin sekadar tempat beristirahat. Namun bagi Ujang Fadilah, Ibu Murdiana, dan Saelan Abidin, rumah adalah harapan yang lama dinanti untuk diperbaiki. Melalui program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam TMMD Ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang digelar Kodim 0508/Depok, harapan itu kini perlahan menjadi nyata.
Memasuki H+8, Rabu (18/2), progres renovasi menunjukkan perkembangan signifikan. Rumah Ujang Fadilah seluas 109 meter persegi telah mencapai 41 persen, rumah Ibu Murdiana seluas 134 meter persegi 43 persen, dan rumah Saelan Abidin seluas 150 meter persegi 44 persen.
Pengerjaan meliputi perbaikan struktur bangunan, penguatan atap, pembaruan dinding, hingga pembenahan fasilitas dasar agar hunian menjadi lebih aman, sehat, dan nyaman ditempati. Bagi keluarga penerima manfaat, perubahan ini bukan hanya soal fisik bangunan, tetapi juga tentang rasa aman saat hujan turun dan angin kencang datang.
Program RTLH menjadi salah satu fokus utama TMMD Ke-127 di Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Kota Depok. Di bawah cuaca mendung yang menyelimuti lokasi, personel gabungan TNI bersama warga tetap bekerja dengan semangat gotong royong. Peralatan pertukangan yang memadai serta koordinasi yang baik membuat pengerjaan berjalan optimal.
Kegiatan ini menegaskan bahwa TMMD bukan hanya membangun jalan atau drainase, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat: hunian yang layak. Rumah yang kokoh berpengaruh pada kesehatan keluarga, kualitas hidup anak-anak, hingga produktivitas ekonomi warga.
Dengan kondisi wilayah yang aman dan kondusif, pengerjaan ditargetkan terus berjalan sesuai rencana hingga rampung. Diharapkan, setelah selesai, ketiga rumah tersebut tidak hanya berubah secara fisik, tetapi juga menjadi awal baru bagi keluarga penerima manfaat untuk menjalani kehidupan yang lebih sejahtera dan bermartabat.
Melalui TMMD Ke-127, TNI menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya hadir dalam pengamanan, tetapi juga dalam membangun masa depan—dimulai dari pondasi rumah yang lebih kuat.











