JAKARTA, RadarJakarta.id – Organisasi kemasyarakatan Mitra Jaya tingkat Kelurahan Palmerah Jajaran 331 kembali menggelar pemilihan ketua sebagai langkah strategis untuk mengaktifkan kembali peran organisasi dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan ketahanan sosial masyarakat. Kegiatan ini berlangsung di halaman Yayasan Al Abror, Jalan Monitor, Komplek TVRI, Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (14/2/2026).
Pemilihan ketua tersebut menjadi momentum konsolidasi internal sekaligus awal pembenahan organisasi yang sebelumnya dinilai belum berjalan optimal. Melalui kepengurusan baru, Mitra Jaya diharapkan mampu memperkuat sinergi dengan unsur kewilayahan, mulai dari Bhabinkamtibmas, Satpol PP, hingga elemen masyarakat seperti RT dan RW.
Ketua Mitra Jaya terpilih, Agus Ruhimat, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan dihadiri lengkap oleh para undangan. Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.
“Alhamdulillah, kegiatan hari ini berjalan lancar. Ke depan, kami ingin memperkuat kolaborasi dengan seluruh unsur, baik aparat maupun masyarakat, agar pengamanan wilayah dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.
Antisipasi Tawuran Menjelang bulan suci Ramadan, Mitra Jaya Palmerah menaruh perhatian khusus pada potensi meningkatnya tawuran warga, terutama pada waktu sahur. Sebagai langkah antisipasi, organisasi ini berencana mengintensifkan patroli wilayah, melakukan penyekatan jika terdeteksi potensi konflik, serta berkoordinasi dengan RT dan RW guna meredam situasi sebelum terjadi bentrokan.
“Biasanya menjelang Ramadan potensi tawuran meningkat. Pola pencegahannya dilakukan melalui patroli rutin, penyekatan jika terindikasi konflik, serta upaya meredam situasi agar bentrokan tidak terjadi,” jelasnya.
Ia menambahkan, apabila ditemukan indikasi tawuran antarwilayah, Mitra Jaya akan segera berkoordinasi dengan RT dan RW setempat untuk mengarahkan warga kembali ke wilayah masing-masing guna mencegah eskalasi konflik.
Mitra Jaya menegaskan posisinya sebagai mitra sosial masyarakat, bukan pengganti aparat keamanan. Keamanan lingkungan, menurutnya, hanya dapat terwujud melalui partisipasi aktif seluruh elemen warga. Saat ini, jumlah personel Mitra Jaya Palmerah tercatat sekitar 30 hingga 35 orang dan diproyeksikan akan terus bertambah seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat.
Dalam waktu dekat, kepengurusan baru akan menyusun struktur organisasi serta melakukan sosialisasi ke seluruh RW di wilayah Palmerah untuk memperkenalkan kembali peran dan fungsi Mitra Jaya. Selain itu, organisasi ini juga menyatakan kesiapan mendukung program pemerintah, khususnya di bidang pengamanan teritorial dan ketahanan lingkungan. Salah satu target jangka menengah yang dicanangkan adalah pembentukan posko mandiri sebagai pusat koordinasi kegiatan.
Sementara itu, Pemerintah Kelurahan Palmerah berharap Mitra Jaya dapat terus bersinergi dan berkolaborasi dengan seluruh perangkat kewilayahan dalam menjaga stabilitas aktivitas masyarakat. Hal ini menjadi perhatian penting, khususnya menjelang dan selama bulan suci Ramadan, ketika intensitas kegiatan warga meningkat.
Kepala Seksi Pemerintahan (Kasipem) Kelurahan Palmerah, Indra menegaskan bahwa tantangan utama saat ini adalah menjaga kondusivitas wilayah agar pelaksanaan ibadah Ramadan dapat berlangsung dengan aman dan khusyuk.
“Kami berharap Mitra Jaya dapat terus berkoordinasi dan berkolaborasi dalam menjaga kondisi wilayah Kelurahan Palmerah. Menjelang Ramadan, potensi gangguan ketertiban perlu diantisipasi sejak dini agar suasana ibadah masyarakat tidak terganggu,” ujarnya.
Ia juga meminta agar Mitra Jaya memperkuat kerja sama dengan unsur kewilayahan lainnya, seperti Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), RT dan RW, serta elemen Citra Bhayangkara, guna memetakan dan mengantisipasi potensi-potensi yang dapat mengganggu keamanan maupun ketertiban umum.
Selain itu, komunikasi aktif dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan unsur sosial lainnya dinilai sangat penting sebagai bagian dari upaya pencegahan dini.
“Kami mohon agar koordinasi dan komunikasi dengan tokoh-tokoh yang ada di Kelurahan Palmerah terus dijaga. Dengan kebersamaan dan sinergi, kami optimistis situasi wilayah selama bulan Ramadan dapat tetap aman, tertib, dan kondusif,” katanya.
Sementara Ketua Panitia pemilihan, H. Edrin Sofiyan Lubis, SE., MSi.,menegaskan bahwa keberadaan Mitra Jaya sejalan dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 30 tentang hak dan kewajiban warga negara dalam menjaga pertahanan dan keamanan. Dengan kepengurusan baru, Mitra Jaya Palmerah diharapkan semakin dikenal masyarakat dan mampu berperan aktif menjaga keamanan, ketertiban, serta harmoni sosial di lingkungan kelurahan.
Acara tersebut turut dihadiri unsur TNI dan pemerintah kelurahan. Koramil 03/GP diwakili oleh Babinsa Kelurahan Palmerah, Sertu Aditya Baruna, sementara Kelurahan Palmerah diwakili oleh Kasi Pemerintahan (Kasipem) Indra. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan sinergi lintas sektor dalam mendukung kelancaran serta keberhasilan kegiatan yang dilaksanakan.










