TOKYO, Radarjakarta.id — Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi kian mengukuhkan kekuasaannya setelah Partai Demokrat Liberal (LDP) meraih kemenangan telak dalam pemilu sela parlemen yang digelar Minggu (8/2/2026).
Hasil ini memberi mandat politik terkuat bagi pemerintahan Takaichi sejak ia menjabat pada Oktober lalu.
Berdasarkan proyeksi lembaga penyiaran nasional NHK, LDP diperkirakan mengamankan sekitar 300 kursi di majelis rendah parlemen. Bersama mitra koalisi Partai Inovasi Jepang (JIP), total kursi yang dikuasai melampaui 310 kursi, cukup untuk membentuk mayoritas dua pertiga.
Kemenangan tersebut menghapus ketidakpastian politik dan memperkuat posisi pemerintah dalam meloloskan agenda strategis, termasuk kebijakan fiskal dan penguatan pertahanan nasional.
Sekretaris Jenderal LDP Shunichi Suzuki menyatakan hasil pemilu mencerminkan kepercayaan publik terhadap arah kebijakan pemerintahan Takaichi.
Pemilu sela ini sebelumnya dipandang sebagai langkah berisiko, menyusul berbagai skandal yang sempat mengguncang LDP. Namun dukungan kuat pemilih, terutama dari kalangan muda, justru membawa partai konservatif itu meraih kemenangan terbesar sejak era Shinzo Abe.
Di tingkat global, kemenangan Takaichi mendapat respons positif dari Amerika Serikat dan Taiwan, sementara China menyatakan kekhawatiran atas rencana Tokyo memperkuat kemampuan militernya. Dengan mandat baru ini, Jepang diperkirakan akan memasuki fase kebijakan luar negeri dan keamanan yang lebih tegas.***











