JAKARTA, RadarJakarta.id – Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) kembali membuka Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun 2026. Sebanyak 1.866 mahasiwa baru untuk program studi 23 di jenjang sarjana terapan dan diploma tiga, dan 1 program studi di jenjang magister terapan.
Penerimaan mahasiswa baru ini merupakan bagian dari komitmen Polimedia sebagai perguruan tinggi vokasi untuk mencetak sumber daya manusia yang inovatif, kreatif, professional, dan berdaya saing industri.
Direktur Polimedia, Tipri Rose Kartika, mengatakan, Polimedia membuka kesempatan bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat untuk bergabung melalui jalur seleksi nasional, yakni Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT), dan Jalur Mandiri.
Jalur penerimaan ini tentunya memberikan akses yang luas bagi peserta didik di seluruh Indonesia.
Tahun 2026 ini Polimedia menerima 40% jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP), 50% Jalur Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT), dan 10% Jalur Mandiri.
Ketiga jalur ini dihadirkan untuk memberikan kesempatan yang lebih luas bagi calon mahasiswa dari berbagai latar belakang untuk bergabung dan mengembangkan kompetensi di bidang media dan industri kreatif yang ditawarkan di Kampus Polimedia.
Sebagaimana diketahui, pemerintah resmi membuka SNPMB pada 3 Februari 2026 hingga 18 Februari 2026 untuk jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP).
“Di momentum ini, kami Polimedia berharap calon mahasiswa potensial yang memiliki minat dan bakat di bidang industri kreatif, dapat memilih Polimedia sebagai perguruan tinggi,”katanya.
Ketua Penerimaan Mahasiswa Baru, Nurul Akmalia, mengatakan Polimedia juga mencatat adanya peningkatan signifikan dalam minat calon mahasiswa pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun 2025.
Peminatan tahun 2025 meningkat sebesar 29,05% dari tahun sebelumnya yakni dari 8.569 peminat menjadi 11.058 peminat.
Capaian tersebut menunjukan tingginya kepercayan masyarakat dengan memilih Polimedia sebagai perguruan tinggi vokasi di bidang industri kreatif.
Dia mengatakan bahwa peningkatan jumlah peminat ini merupakan hasil penerapan pembelajaran berbasis produksi wirausaha, penguatan kurikulum berbasis industri, serta kolaborasi dengan mitra strategis.
Adapun program studi yang mengalami peningkatan di jenjang Sarjana Terapan (D4) ialah prodi Teknologi Rekayasan Multimedia (1.456 peminat).
Prodi Pengelolaan Perhotelan (871 peminat); Prodi Produksi Film dan Televisi (634 peminat) dan peningkatan di jenjang diploma tiga ialah Prodi Penyiaran (1.483 peminat); Prodi Periklanan (1.109 peminat); dan Prodi Seni Kuliner (893 peminat).
“Polimedia juga akan terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas jejaring kerja sama guna mendukung kelulusan menghadapi dunia kerja dan menciptakan lapangan usaha secara mandiri,” katanya.
Nurul menambahkan yakni peningkatan minat tersebut sejalan dengan capaian kinerja lulusan Polimedia yang tercermin dalam hasil tracer study yakni sebanyak 89% bekerja, 8,8% berwirausaha, dan 1,2% studi lanjut.
Data ini menegaskan bahwa lulusan Polimedia memiliki daya saing dan relevansi yang kuat dengan kebutuhan industri.
Sistem perkuliahan di Polimedia menerapkan pembelajaran berbasis produksi dan wirausaha, sehingga mahasiswa tidak hanya dibekali teori namun juga dilibatkan langsung dalam proses produksi hingga program kewirausahaan.
Melalui pendekatan tersebut tentunya menciptakan mahasiswa yang siap kerja, mandiri, unggul, dan memiliki jiwa kompetensi berwirausaha. Ini selaras dengan pendidikan vokasi.
Polimedia Buka 1.866 Mahasiswa Baru 2026, Ini Jalur dan Prodinya










