Menarik! BEM UI Akan Undang Ganjar, Prabowo, dan Anies untuk Debat Politik di Kampus

banner 468x60

Jakarta – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) Melki Sedek Huang merespons putusan Mahkamah Konstitusi yang memperbolehkan kampanye di fasilitas pemerintah dan tempat pendidikan. Dengan adanya putusan itu, BEM UI menantang bakal calon presiden (capres) 2024 untuk debat politik di kampusnya.

Saat ini ada tiga bakal capres 2024. Mereka adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, dan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. “Jika memang punya nyali, BEM UI mengundang semua calon presiden atau bakal calon presiden untuk hadir ke UI. Kami siap untuk menguliti semua isi pikiran kalian,” kata Melki Sedek Huang pada Senin, 21 Agustus 2023.

Bagaimana fakta menarik dari ajakan BEM UI untuk para bakal capres 2024 berdepat itu, simak detailnya:


1. Bukan Melanggengkan Kampanye di Kampus


Amar Putusan MK Nomor 65/PUU-XXI/2023 berisikan revisi Pasal 280 ayat (1) huruf h UU Pemilu. Dengan revisi ini, MK memperbolehkan fasilitas pemerintah dan tempat pendidikan digunakan sebagai ajang kampanye. Hanya saja, ada syarat yang harus dipenuhi, yakni mendapatkan izin dari penanggung jawab tempat dimaksud dan tak menggunakan atribut kampanye pemilu.

Melki memaknai revisi klausul ini bukan berarti melanggengkan kampanye di kampus. Revisi tersebut, tutur dia, hanya memperbolehkan institusi pendidikan untuk mengundang para bakal capres ke kampus tanpa membawa atribut kampanye.

2. BEM UI Siap Tampung Aspirasi Mahasiswa

BEM UI, Melki menambahkan, siap untuk menyampaikan aspirasi mahasiswa sekaligus mendebat seluruh argumentasi para bakal capres apabila diperlukan. Sebab, kata dia, BEM UI tak mau masa depan bangsa digantungkan pada calon pemimpin yang hanya fokus kampanye, pencitraan, dan lip service tidak bermutu. “Kami butuh pemimpin yang cerdas dan berpihak untuk rakyat banyak,” ujar Melki.

3. Generasi Muda Bosan dengan Lip Service


Dia merasa generasi muda bosan dengan kampanye yang minim substansi atau lip service semata. Menurut Melki, kesempatan ini harus dimanfaatkan karena sudah saatnya kampus kembali ke marwahnya sebagai tempat mencari kebenaran.

“Tiap calon pemimpin harus diuji kapasitas dan substansinya di dalam kampus secara serius daripada sekadar jualan pencitraan dan kampanye tak bermutu,” ujar dia.

Melki melanjutkan, undangan ini bertujuan untuk menguji ide setiap bakal capres 2024. “Bukannya jadi ladang cari muka para pimpinan kampus dan ladang main mata kaum intelektual dan politisi saja,” kata Ketua BEM UI yang terpilih pada Januari 2023 itu.


4. Semua Kandidat Harus Berani


Direktur Eksekutif Politika Research and Consulting (PRC) Rio Prayogo menjelaskan semua bakal capres 2024 harus berani ‘ditelanjangi’ kapasitas wawasan, wacana pemikiran, serta substansi intelektualitasnya. Menurut Rio, langkah ini ideal untuk capres diuji kapasitas intelektual dan kepemimpinannya di hadapan kaum intelektual progresif yakni mahasiswa dan pengajar di lingkungan akademis kampus.

Rio juga menilai debat di kampus akan mengembalikan budaya dialektika intelektual yang sehat dan bagus sebagaimana kerap dilakukan para founding fathers Indonesia. Sehingga, kata Rio, terlihat intelektualitas dan komitmen bakal capres atas berbagai isu struktural.

“Ini akan mengembalikan proses kandidasi ke arah awal berdirinya Republik ini, di mana percakapan intelektualitas menjadi benchmark rekrutmen kepemimpinan nasional. Dulu, hampir semua tokoh pendiri bangsa punya legitimasi intelektual, ideologi, dan bangunan dialektika yang kokoh,” ucapnya.


5. Imbau BEM Kampus Ikuti BEM UI


Rio mengimbau kepada seluruh Ketua BEM di Indonesia menggagas wacana serupa seperti diusung BEM UI. Tentu kata Rio, hal ini untuk melihat bagaimana kompetensi pikiran dan gagasan para bacapres jika menjabat jadi RI 1. “Berharap semua BEM Universitas seluruh Indonesia mengundang para kandidat untuk mendebat isi pikiran dan gagasan mereka seperti apa jika nanti jadi presiden,” kata Rio.

6. Anies Baswedan Menyanggupi Tantangan BEM UI

Bakal capres 2024 dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan menyanggupi tantangan BEM UI untuk melakukan debat politik di kampus tersebut. Juru Bicara Anies Baswedan, Sudirman Said, menyatakan Anies tidak pernah menolak untuk berbagi pemikiran.

“Pak Anies tidak pernah menolak undangan untuk berbagi pemikiran, sepanjang waktunya tersedia,” kata Sudirman melalui pesan tertulis kepada Tempo, Senin, 21 Agustus 2023.


7. Anies Baswedan Tunggu Undangan


Anies juga membagikan tangkapan layar cuitannya tersebut di media sosial Instagram. “Siap menerima undangan,” tulis Anies dalam keterangan unggahannya.

Sudirman mengatakan tanggapan Anies yang siap ditantang berdebat ini memang begitu harusnya tugas pemimpin politik. “Harus selalu siap sedia menyampaikan gagasan dan visinya,” kata dia.

Menurut Sudirman, BEM UI tinggal mengajukan undangan kepada Anies. Jika diundang, ia yakin Anies akan menghadiri acara tersebut. “Silakan saja dilayangkan undangan,” ucapnya. | Red*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.