Film ‘Musuh Dalam Selimut’ Bukan Horor, Tapi Lebih Menyeramkan

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id — Awal 2026 langsung diguncang oleh film yang tak sekadar menguji emosi, tetapi juga menusuk rasa percaya paling dalam. Musuh Dalam Selimut sukses membuat penonton gala premiere terdiam, gelisah, bahkan emosional sebuah reaksi yang kini menjalar cepat ke Google dan media sosial.

Sejak pemutaran perdananya pada 29 Desember 2025, film besutan sutradara Hadrah Daeng Ratu ini mendadak jadi bahan perbincangan panas. Penelusuran terkait Musuh Dalam Selimut melonjak di Google, sementara potongan adegan, reaksi penonton, dan teori cerita ramai berseliweran di Instagram Reels, TikTok FYP, Facebook feed, hingga X (Twitter). Banyak warganet menyebut film ini sebagai “drama paling bikin sesak di awal tahun.”

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Dibintangi Yasmin Napper, Megan Domani, dan Arbani Yasiz, Musuh Dalam Selimut tidak menjual teror lewat jumpscare atau konflik kasar. Justru sebaliknya film ini menghantui lewat detail kecil, sikap yang tampak manis, dan kehadiran seseorang yang perlahan terasa terlalu dekat.

Kepercayaan yang Retak dari Dalam Rumah

Cerita berpusat pada Gadis (Yasmin Napper), perempuan yang hidupnya tampak ideal: rumah tangga stabil, suami perhatian, dan kebahagiaan yang kian lengkap saat ia mengandung anak pertamanya. Namun ketenangan itu mulai bergeser ketika Suzy (Megan Domani), tetangga yang ramah dan sigap membantu, hadir terlalu sering dalam kehidupannya.

Awalnya terasa menenangkan, kehadiran Suzy perlahan berubah ganjil. Terlalu peduli. Terlalu tahu. Terlalu masuk ke ruang pribadi. Ketika Andika (Arbani Yasiz), suami Gadis, ikut terjerat dalam kedekatan yang sulit dijelaskan, emosi penonton dipaksa berbelok: dari simpati menjadi curiga, dari curiga menjadi takut akan kebenaran.

Inilah yang membuat Musuh Dalam Selimut ramai dibahas di media sosial. Banyak penonton membagikan pengalaman emosional mereka, menyebut film ini “relatable”, “nyata”, dan “menakutkan karena bisa terjadi di kehidupan siapa pun.”

Ketegangan dari Hal-Hal Kecil yang Terasa Nyata

Hadrah Daeng Ratu menegaskan bahwa kekuatan film ini sengaja dibangun dari lapisan psikologis, bukan sekadar konflik perselingkuhan biasa.

“Saya ingin penonton ikut terjebak dalam kebimbangan yang manusiawi. Setiap karakter punya luka dan alasan. Ini bukan sekadar cinta segitiga, tapi cerita tentang trauma, pengkhianatan, dan batas kepercayaan yang dilanggar perlahan,” ujar Hadrah.

Ia menjelaskan, tensi cerita dibangun bertahap dimulai dari rasa aman yang tampak wajar, lalu kecurigaan kecil yang ditanam lewat gestur, jeda dialog, dan sikap yang terlihat baik tapi terasa salah. “Pada akhirnya, penonton akan dipaksa bertanya: siapa yang sebenarnya korban, dan siapa musuh yang bersembunyi di balik senyum?”
Akting “Manis” Megan Domani Jadi Sorotan Warganet

Di media sosial, karakter Suzy menjadi topik paling ramai diperbincangkan. Banyak warganet menyebutnya sebagai “karakter paling mengganggu tanpa terlihat jahat.”

Megan Domani mengungkapkan bahwa pendekatan aktingnya memang dirancang untuk membuat penonton merasa tidak nyaman secara perlahan.

“Suzy harus terlihat tulus, ceria, dan selalu ada untuk Gadis. Tapi justru karena itu, perhatian Suzy terasa berlebihan. Dia tidak tahu batas,” kata Megan.

“Ketidaknyamanan itu yang ingin kami bangun.”

Pendekatan ini terbukti efektif. Cuplikan ekspresi Megan, dialog ambigu, dan adegan sunyi justru viral karena memicu teori dan diskusi panjang di TikTok dan X.

Siap Jadi Film Drama Paling Dibicarakan Awal 2026
Diproduksi oleh Narasi Semesta bersama Unlimited Production, Legacy Pictures, A&Z, dan Subtube, Musuh Dalam Selimut digadang-gadang sebagai salah satu film drama psikologis paling berani di awal 2026.

Dengan gaung kuat sejak gala premiere dan percakapan masif di berbagai platform digital, film ini bukan hanya dinantikan tetapi juga diperdebatkan.

Musuh Dalam Selimut resmi tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 8 Januari 2026. Satu hal yang pasti: film ini tidak akan meninggalkan penonton dengan perasaan tenang.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.