TAPANULI TENGAH, Radarjakarta.id – Cuaca buruk dan medan sulit tidak menyurutkan langkah Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan bersama prajurit Yonif TP 905/Trikora Sakti dalam menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat Desa Bonan Dolok, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah. Demi memastikan bantuan tiba ke tangan warga, prajurit terpaksa menempuh jalur dengan berjalan kaki.
Akses menuju desa tersebut terhambat akibat hujan lebat yang mengakibatkan jalan licin, tanah lengket, tanjakan curam, serta bekas longsoran dan pohon tumbang yang menutup jalur. Kondisi ini membuat kendaraan tidak dapat melintas, sehingga pendistribusian logistik dilakukan secara manual dengan memanggul bantuan melewati medan berat.
Sebanyak 19 personel terlibat dalam kegiatan tersebut, terdiri atas 14 prajurit Yonif TP 905/TS, dua Babinsa, serta personel Satgas Gulbencal. Seluruh personel tetap berada di sekitar wilayah sasaran dan siap melanjutkan tugas sambil menunggu kondisi cuaca yang lebih memungkinkan.
Penyaluran logistik dilakukan melalui dua kali pelangsiran dengan berjalan kaki. Sebanyak 70 paket bantuan berhasil disalurkan secara langsung kepada masyarakat Desa Bonan Dolok dalam kondisi aman dan lengkap.
Sementara itu, sebanyak 30 paket bantuan lainnya diamankan sementara di area hutan dengan dilapisi ponco guna menjaga logistik tetap kering dan aman, sebelum pendistribusian dilanjutkan saat situasi memungkinkan.
Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr.(Han), menyampaikan bahwa upaya prajurit yang tetap bergerak di tengah cuaca ekstrem merupakan wujud nyata komitmen TNI dalam membantu masyarakat.
“Melalui Satgas Gulbencal, prajurit TNI tetap hadir dan berjuang memastikan bantuan kemanusiaan tersalurkan kepada masyarakat, meskipun harus ditempuh dengan berjalan kaki di tengah cuaca buruk dan medan yang berat,” ujarnya.











