CIREBON, Radarjakarta.id – Warga Desa Tegalkarang, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon melakukan aksi unik dengan menebar ikan di ruas jalan desa yang rusak parah dan tergenang air. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kondisi infrastruktur jalan yang tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah.
Jalan yang rusak itu berubah menyerupai kubangan air setiap kali hujan turun. Genangan air yang cukup dalam membuat aktivitas warga terganggu, bahkan membahayakan pengendara roda dua maupun pejalan kaki yang melintas.
Dalam aksi tersebut, warga menebarkan ikan ke genangan air di tengah jalan. Aksi simbolik ini sontak menarik perhatian pengguna jalan dan warga sekitar. Mereka ingin menunjukkan bahwa kondisi jalan sudah tidak layak disebut sebagai akses transportasi, melainkan menyerupai kolam.
Salah seorang warga mengatakan, kerusakan jalan sudah berlangsung lama tanpa adanya perbaikan berarti. Padahal, jalan tersebut merupakan akses penting bagi masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari, termasuk menuju tempat kerja, sekolah, dan pusat perekonomian desa.
“Kalau hujan, jalannya seperti kolam. Kami sudah sering mengeluh, tapi belum ada tindakan nyata. Makanya kami melakukan aksi ini agar pemerintah benar-benar melihat kondisi kami,” ujarnya.
Warga berharap aksi tersebut dapat menjadi perhatian serius pemerintah daerah, khususnya dinas terkait, agar segera melakukan perbaikan infrastruktur jalan. Mereka menilai kerusakan jalan tidak hanya menghambat mobilitas, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan dan kerugian ekonomi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pemerintah daerah terkait aksi warga tersebut. Namun masyarakat Desa Tegalkarang menegaskan akan terus menyuarakan keluhan mereka sampai ada langkah konkret untuk memperbaiki jalan yang rusak.|Bemby











