JAKARTA BARAT, Radarjakarta.id — Suasana SMKN 45 Jakarta mendadak berubah tegang namun penuh antusias, Selasa (9/12/2025), ketika Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi hadir langsung dalam program Police Goes To School. Agenda ini sukses menyita perhatian 819 siswa yang memenuhi aula sekolah di Jalan KPBD, Kebon Jeruk.
Dalam acara itu, Kapolres bersama jajaran Polres Metro Jakarta Barat termasuk Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Nur Aqsha Ferdianto, Kasat Binmas Kompol Agung Nugroho, Kasi Humas Akp Wisnu Wirawan, dan Kasi Propam Akp Supriyatin secara tegas memperingatkan pelajar soal bahaya tawuran, bullying, narkoba, hingga kenakalan remaja yang kini marak viral di sosial media.
“Jangan sampai masa depan kalian hancur gara-gara gengsi dan tontonan feeds TikTok atau Instagram!” tegas Kombes Twedi lantang, disambut riuh para siswa. Ia menegaskan bahwa tawuran bukan lagi sekadar masalah kecil, tetapi bisa berujung pidana, luka berat, hingga kematian, terlebih jika melibatkan senjata tajam.
Dalam penyampaiannya, Kapolres juga menekankan bahwa pelajar harus berfokus belajar, berprestasi, dan menjadi generasi cerdas yang membanggakan bangsa, bukan pelaku kekerasan atau korban pengaruh pergaulan salah. “Kalian adalah aset negara. Polisi bukan musuh, tapi pelindung kalian. Kalau ada masalah, datang ke kami!” ucapnya.
Tak hanya ceramah satu arah, kegiatan ini juga dilengkapi sesi dialog terbuka. Para siswa diberi ruang menyampaikan keresahan mereka mulai dari isu keamanan lingkungan, pergaulan, hingga tekanan sosial yang mereka hadapi di sekolah maupun dunia digital.
Program Police Goes To School ini menjadi wujud komitmen Polres Metro Jakarta Barat dalam memperkuat kedekatan Polri dengan generasi muda membangun karakter pelajar yang lebih disiplin, berakhlak, dan siap menciptakan lingkungan aman tanpa kekerasan.
Acara akhirnya ditutup dengan pesan optimisme: Generasi Kebon Jeruk adalah masa depan dan masa depan itu harus aman, bebas narkoba, bebas tawuran, dan penuh prestasi.|Arman*











