JAKARTA, Radarjakarta.id – Yang dirasakan pada saat tampil menari tadi adalah keseruan saat dimana kami merasa bahwa tampil di depan banyak orang itu tidak terlalu buruk dan justru malah ada perasaan puas karena acara berjalan lancar.
“Dan juga sambutan yang begitu meriah seluruh hadirin, membuat hati kai terasa lega,” ungkap Kurnia Dwi Cahyati siswi SMK Putra Satria Perhotelan sebagai penari disela usai menarikan Senandung Sirih Kuning bersama Sanggar Seni Putra Satria pada Rabu, 22 Oktober 2025 dalam kegiatan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di Auditorium Universitas Budi Luhur.
Dijelaskannya bahwa apalagi dengan ruangan yang sejuk membuat dirinya sebagai penari wanita merasa aman dan nyaman dengan keadaan make up yang tetap stay serta tidak kepanasan. Kemudian kegiatan yang diselenggarakan dengan susunan acara sesuai dengan sesi time keeper.
“Membuat kami sebagai penari tidak kebingungan dengan susunan acara yang akan menjadi giliran untuk tampil,” jelasnya.
Senada dengan itu, Fitria Almaela siswi SMK Perwira AKL selaku penari lainnya menegaskan “today’s feelings” bahwa kami saat tampil menari di Auditorium Universitas Budi luhur tadi sangat senang dan membuat keceriaan serta nuansa baru di setiap waktunya. Terutama hal yang paling menyenangkan adalah ketika kami mulai harus bersiap-siap karena waktu penampilan sudah semakin dekat.
“Dan menimbulkan ketegangan yang tiba-tiba saja muncul serta ketenangan setelahnya, everything goes as desired,” tegasnya.
Menurutnya bahwa disana pun kami disambut dengan baik serta diberikan tempat nyaman dan di sana pula kami di temani oleh kakak-kakak mahasiswi yang bertugas sebagai panitia pelaksana yang menemani kami di ruang ganti hingga kami pulang. Mereka pun memiliki rundown yang baik sehingga acara berjalan dengan lancar.
“Serta Mpok Noe selaku pendamping kami yang selalu menemani ketika latihan hingga waktu acara, sehingga semuanya dapat berjalan dengan baik dan lancar. Thank you very much,” tuturnya.










