JAKARTA, Radarjakarta.id – Dosen Universitas Bhakti Kencana (UBK) PSDKU Jakarta menggelar kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Cikawao, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, pada Sabtu 16 Agustus 2025. Kegiatan ini mengusung tema “POSYANDU Sahabat Anak: Implementasi Kelas Ibu Balita dalam Pencegahan Stunting Berbasis Tumbuh Kembang.”
Acara dipimpin oleh Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Ns. Dewi Nur Sutiawati, S.Kep., M.Kep., bersama para dosen UBK lainnya, yakni Uum Safari, S.Kep., MKM, Yuli Astuti, SKM., M.Kes., Ns. Tatik Setiarini, S.Kep., MKM, Ns. Riadinni Alita, Sp.Kep., Mat., dan Ns. Monika Blesenski, S.Kep., M.Kep. Kegiatan ini juga berkolaborasi dengan mahasiswa melalui KKN Tematik 2025 yang bertajuk “BKU Membangun Desa; Sehat, Kreatif, Produktif.”
Dalam sambutannya, Ns. Dewi Nur Sutiawati menegaskan pentingnya pencegahan stunting sejak 1000 Hari Pertama Kehidupan. “Melalui kelas ibu balita, kami berharap orang tua semakin memahami pentingnya pemantauan tumbuh kembang, pemberian gizi seimbang, stimulasi perkembangan anak, serta peran posyandu sebagai garda terdepan pencegahan stunting di masyarakat,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan mencakup edukasi kesehatan, pemantauan tumbuh kembang balita, serta praktik stimulasi anak. Partisipasi mahasiswa melalui KKN turut memberi warna dengan pendekatan kreatif, menyampaikan pesan kesehatan dengan cara yang lebih mudah diterima masyarakat.
Masyarakat, khususnya para ibu balita di Desa Cikawao, menyambut kegiatan ini dengan antusias. Mereka menilai program yang digagas dosen dan mahasiswa UBK sangat bermanfaat, terutama dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya tumbuh kembang anak sejak dini untuk mencegah stunting.
Dengan kegiatan ini, Desa Cikawao diharapkan menjadi contoh penguatan posyandu sebagai sahabat anak, sekaligus langkah nyata dalam mewujudkan generasi sehat, cerdas, dan produktif di masa depan.***
POSYANDU Sahabat Anak, Cegah Stunting Sejak Dini










