TULUNGAGUNG, Radarjakarta.id – Lapas Kelas IIB Tulungagung terus menunjukkan keseriusannya dalam meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) 2025. Pada Senin (25/8), jajaran Lapas Tulungagung mengikuti Wawancara/Desk Evaluasi secara virtual bersama Tim Penilai dari Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Lapas Tulungagung itu dihadiri langsung oleh Kepala Lapas, Ma’ruf Prasetyo Hadianto, selaku penanggung jawab Zona Integritas (ZI), bersama ketua, sekretaris, serta tim ZI dari Pokja 1 hingga Pokja 6. Tim penilai dipimpin oleh Raden Bagus Wasito Utomo.
Dalam pemaparan, Lapas Tulungagung menyampaikan capaian pada enam area perubahan serta inovasi layanan publik yang sudah diterapkan. Sesi dilanjutkan dengan tanya jawab, di mana tim penilai menyoroti inovasi yang paling berdampak bagi masyarakat serta kendala implementasi di lapangan.
Tim penilai memberikan apresiasi terhadap progres yang ditunjukkan. “Kami melihat semangat dan konsistensi tim dalam menghadirkan pelayanan yang lebih baik. Inovasi yang dihadirkan relevan dan berdampak, tinggal dijaga kesinambungannya,” ujar Raden Bagus.
Sementara itu, Kalapas Ma’ruf menegaskan komitmennya. “Kami bertekad kuat untuk meraih WBK 2025. Ini bukan sekadar penghargaan, tetapi wujud pelayanan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas bagi masyarakat,” katanya.
Ia juga mengucapkan terima kasih atas masukan dari tim penilai. “Dukungan ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus melakukan perbaikan agar Lapas Tulungagung benar-benar siap menyandang predikat WBK,” pungkas Ma’ruf.|Eva*
Semangat Raih WBK 2025, Lapas Tulungagung Jalani Desk Evaluasi Virtual










