IAMARSI Jawa Barat Mantapkan Langkah Baru, Dr. Dicky Yulius Kembali Terpilih sebagai Ketua Wilayah 2025–2030

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Ikatan Ahli Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (IAMARSI) Wilayah Jawa Barat resmi memasuki babak baru. Dalam Musyawarah Wilayah yang digelar pada 20 Juli 2025, Dr. dr. Dicky Yulius, MARS., M.H., FISQua, kembali dipercaya memimpin sebagai Ketua Pengurus Wilayah IAMARSI Jawa Barat untuk periode 2025–2030.

Sebagai organisasi profesional, IAMARSI menghimpun para pemegang gelar magister manajemen atau administrasi rumah sakit dari universitas dalam dan luar negeri. Organisasi ini hadir sebagai wadah peningkatan kapasitas, pengembangan ilmu tata kelola rumah sakit, serta penguatan jejaring antarpraktisi dan akademisi.

Dalam sambutannya usai terpilih, Dr. Dicky menegaskan pentingnya membangun IAMARSI sebagai kekuatan kolektif yang mampu mendorong tata kelola rumah sakit yang unggul, bermutu, dan berdaya saing.

“IAMARSI Jawa Barat akan menjadi lokomotif pembangunan budaya mutu di rumah sakit. Kami berkomitmen memperkuat sumber daya manusia, mendorong kolaborasi lintas sektor, dan menjadi mitra strategis rumah sakit, pemerintah, serta institusi pendidikan dalam menjawab tantangan transformasi kesehatan nasional,” tegasnya.

Musyawarah Wilayah ini juga dihadiri oleh Ketua Umum Pengurus Pusat IAMARSI, dr. Hariadi Wibowo, S.H., MARS., FISQua. Dalam arahannya, ia menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi pengurus wilayah dalam menggerakkan IAMARSI di tingkat daerah serta mendorong akselerasi program strategis organisasi.

Sejumlah tokoh nasional turut memberikan dukungan terhadap IAMARSI Jawa Barat, termasuk Dr. (C) dr. Yukie Meistisia, S.H., M.HKes., Direktur Utama RSUD Bakti Pajajaran yang juga menjabat sebagai Dewan Pakar IAMARSI Jawa Barat periode 2022–2025.

“IAMARSI adalah rumah bagi para profesional manajemen rumah sakit. Saya mendukung penuh kepemimpinan IAMARSI Jawa Barat dan percaya organisasi ini akan memberikan kontribusi besar terhadap perbaikan tata kelola rumah sakit di Indonesia,” ujar Dr. Yukie.

IAMARSI telah menjalin kemitraan strategis dengan berbagai universitas ternama, seperti Universitas Indonesia, Universitas Brawijaya, Universitas Diponegoro, Universitas Sumatera Utara, hingga La Trobe University Australia. Di tingkat global, IAMARSI juga berafiliasi dengan International Society for Quality in Health Care (ISQua), memperkuat posisi Indonesia dalam jaringan kesehatan internasional.

Organisasi ini memiliki tiga tujuan strategis utama:

1. Menghimpun dan mengintegrasikan potensi para magister manajemen/administrasi rumah sakit Indonesia.

2. Meningkatkan harkat dan martabat profesi manajemen rumah sakit.

3. Mengembangkan praktik tata kelola rumah sakit berbasis mutu dan keselamatan pasien.

Musyawarah Wilayah ini sekaligus menjadi momentum IAMARSI Jawa Barat untuk memperluas jejaring, memperkuat kolaborasi kelembagaan, dan menumbuhkan budaya manajerial profesional di sektor kesehatan. Dukungan dari institusi pelayanan publik seperti RSUD Bakti Pajajaran menjadi fondasi penting dalam memperkuat peran strategis IAMARSI ke depan.

Dengan semangat sinergi dan profesionalisme, IAMARSI Jawa Barat di bawah kepemimpinan Dr. Dicky Yulius siap melangkah lebih jauh, menghadirkan perubahan nyata dalam dunia manajemen rumah sakit — tidak hanya di Jawa Barat, tetapi juga sebagai kontribusi penting untuk sistem kesehatan nasional.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.