SOLO, Radarjakarta.id — Kaesang Pangarep kembali terpilih sebagai Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk periode 2025–2030, usai mengungguli dua pesaingnya dalam Pemilu Raya PSI 2025 yang berlangsung sejak 12 hingga 18 Juli secara daring melalui sistem e-voting.
Putra bungsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, itu meraih 65,28% suara, mengalahkan Ronald Aristone Sinaga (22,23%) dan Agus Mulyono Herlambang (12,49%). Dari total 157.579 anggota PSI yang memberikan suara, mayoritas menyatakan kepercayaan mereka pada Kaesang untuk melanjutkan kepemimpinan partai yang tengah mencari arah baru pasca Pemilu 2024.
“Selamat kepada Mas Kaesang Pangarep, yang telah terpilih sebagai Ketua Umum PSI. Ini adalah hasil dari proses demokratis satu anggota satu suara,” ujar Andy Budiman selaku Ketua Steering Committee sekaligus Plt Ketua Umum PSI dalam Kongres Nasional ke-1 PSI di Graha Saba Buana, Solo, Sabtu (19/7/2025).
Kaesang Minta Maaf, Siap Revisi Arah Perjuangan PSI
Dalam pidato pertamanya usai terpilih kembali, Kaesang menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh kader PSI karena belum berhasil membawa partainya ke Senayan dalam Pemilu 2024 lalu.
“Izinkan saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh anggota dan kader PSI. Saya gagal membawa partai ini ke Senayan. Tapi saya tidak akan berhenti berjuang,” ucap Kaesang, disambut tepuk tangan para kader.
Ia menegaskan komitmennya untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap strategi politik PSI ke depan, termasuk membenahi struktur internal dan memperkuat kehadiran partai di daerah.
Jokowi Hadir dan Beri Arahan: “Saya Full Dukung PSI”
Kehadiran Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dalam kongres tersebut menjadi momen krusial. Di hadapan ribuan kader PSI, Jokowi menyampaikan dukungan terbuka terhadap partai yang kini dipimpin putranya.
“Saya full akan mendukung PSI. Maka dari itu, saya akan kerja keras untuk PSI,” ujar Jokowi dalam sesi Pesan Kebangsaan.
Tak hanya memberikan dukungan moril, Jokowi juga memberi arahan strategis bagi PSI agar memperkuat tata kelola organisasi dan menyusun struktur partai secara menyeluruh dari pusat hingga daerah.
“Percepat pembentukan struktur organisasi di seluruh provinsi, kabupaten, dan kota. Tata kelola partai, strategi mikro dan makro harus diperbaiki agar PSI siap menghadapi tantangan besar ke depan,” tegasnya.
Menurut Jokowi, jalan politik tidak selalu mulus. Namun, ia percaya bahwa PSI akan menjadi partai yang lebih matang dan kuat dengan banyaknya ujian yang dihadapi.
“Semakin banyak kesulitan dan tantangan yang dihadapi, semakin matang kita dalam mengambil keputusan,” pungkasnya.
Langkah Lanjut PSI di Bawah Komando Kaesang
Sejak resmi bergabung dengan PSI pada 23 September 2023 dan dilantik dua hari kemudian sebagai ketua umum menggantikan Giring Ganesha, Kaesang telah mencuri perhatian publik sebagai wajah baru politik muda Indonesia.
Kini, dengan mandat baru hingga 2030, Kaesang dihadapkan pada ekspektasi tinggi: membawa PSI keluar dari bayang-bayang kegagalan dan memastikan partai yang dikenal vokal ini bisa menembus parlemen pada Pemilu 2029 mendatang.***
Kaesang Pangarep Kembali Pimpin PSI, Jokowi Nyatakan Dukungan Penuh










