Goegoek Jabodetabek Resmi Dikukuhkan oleh Sultan Palembang

banner 468x60

BEKASI, Radarjakarta.id — Kesultanan Palembang Darussalam secara resmi mengukuhkan Dewan Pengurus Goegoek Jabodetabek periode 2025–2030 dalam sebuah prosesi sakral yang berlangsung di Ballroom Imperial 1 dan 2, Aston Imperial Hotel, Kota Bekasi, Minggu (13/7/2025).

Pengukuhan dipimpin langsung oleh Sultan Mahmud Badaruddin IV Jayo Wikramo, Raden Muhammad Fauwaz Diraja, S.H., M.Kn., dan disaksikan sejumlah tokoh Kesultanan seperti Raden Zainal Abidin Rahman Dato’ Pangeran Puspo Kesumo, R.M. Rasyid Tohir, serta Pangeran Jayo Syarif Lukman, juga dihadiri para kerabat dan budayawan Palembang.

Dalam sambutannya, Sultan Fauwaz menekankan bahwa kehadiran Goegoek merupakan strategi untuk memperkuat tali silaturahmi masyarakat Palembang di perantauan serta menjadikan budaya sebagai kekuatan pemersatu lintas generasi.

“Goegoek adalah warisan tradisi kami. Ia terbentuk dari komunitas berdasarkan wilayah atau profesi yang tetap berakar pada Kesultanan. Kini kami hadirkan Goegoek dalam format modern sebagai garda pelestari budaya di tengah hiruk-pikuk kota,” ujar Sultan.

Dato’ Pangeran Citro H. Kemas Ridwan Anthony Taufan dipercaya memimpin Goegoek Jabodetabek dengan visi menjadikan organisasi ini sebagai penjaga nilai-nilai luhur dan pelindung masyarakat Palembang di tanah rantau.

“Kami ingin lebih dari sekadar melestarikan budaya. Kami juga siap memberikan perlindungan hukum kepada warga Palembang di Jabodetabek. Mayoritas pengurus kami adalah praktisi hukum yang siap melayani masyarakat,” tegasnya.

Struktur organisasi ini turut melibatkan Prof. Dr. Faisal Santiago, S.H., M.M. sebagai Ketua Dewan Pembina, serta 27 tokoh profesional dari berbagai bidang: hukum, pendidikan, budaya, sosial, ekonomi, hingga kemitraan.

Pengukuhan ini menjadi simbol komitmen masyarakat Palembang di rantau untuk terus menjaga warisan budaya di tengah tantangan urbanisasi dan globalisasi. Kehadiran Goegoek diharapkan menjadi wadah edukatif, inspiratif, dan solutif bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

“Kita ingin budaya Palembang Darussalam bukan hanya dikenal, tetapi benar-benar hidup di tengah masyarakat Jabodetabek,” pungkas Sultan Fauwaz penuh harap.

Dengan semangat gotong royong dan kecintaan pada budaya, pengukuhan Goegoek Jabodetabek menandai babak baru dalam pelestarian warisan leluhur di tanah rantau. Meski jauh di mata, budaya tetap dekat di hati.|Guffe*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.