RADAR JAKARTA | Purwokerto – Gereja Oikumene Lapas Kelas IIA Purwokerto mengadakan Ibadah Virtual Kenaikan Tuhan Yesus yang diikuti secara serentak oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Indonesia pada Kamis (29/5/2025). Kegiatan spiritual ini dibuka langsung oleh Pdt. Yani Setyawati Lim sebagai pembicara utama.
Ibadah ini diikuti oleh 19 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Purwokerto, menunjukkan komitmen Lapas dalam memberikan pembinaan spiritual bagi WBP. Kegiatan ini mengangkat tema *”Kebangkitan Tuhan Yesus” dengan pembacaan Kitab Lukas 23:39-43. Dalam khotbahnya, Pdt. Yani menekankan beberapa poin penting:
1. Makna penebusan dosa melalui pengorbanan Kristus
2. Pentingnya transformasi spiritual bagi WBP
3. Pengharapan akan kehidupan baru setelah menjalani masa hukuman
Ibadah ini diselenggarakan untuk merayakan Hari Kenaikan Tuhan Yesus bagi WBP se-Indonesia, membentuk karakter WBP menjadi manusia seutuhnya yang bertakwa, meningkatkan tanggung jawab terhadap diri sendiri, keluarga, dan masyarakat, serta memperkuat mental spiritual WBP selama masa pembinaan.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen kami dalam pembinaan kerohanian WBP. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini,” ungkap Pdt. Yani.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan, diikuti oleh lebih banyak UPT, serta memberikan dampak positif bagi pembinaan WBP.
“Melalui ibadah ini, kami berharap para WBP dapat merasakan kasih Tuhan dan memiliki semangat baru untuk berubah menjadi lebih baik,” tutup Pdt. Yani menutup acara.










