Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Sampaikan Kuliah Umum Inspiratif di FIB UI

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sampaikan kuliah umum inspiratif di FIB UI
banner 468x60

RADAR JAKARTA|Depok – Gubernur Jawa Barat 2025–2030, Dedi Mulyadi, S.H., M.M., memberikan kuliah umum bertema “Nilai-Nilai Budaya dan Tata Kelola Pemerintahan” di Auditorium Gedung IX Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Indonesia, Selasa (27/5/2025). Acara yang berlangsung dari pukul 13.00 hingga 15.40 WIB ini dihadiri sekitar 500 peserta dan berlangsung semarak dengan kehadiran berbagai tokoh penting dari pemerintahan, TNI-Polri, dan civitas akademika.

Sejumlah pejabat yang hadir antara lain Rektor Universitas Indonesia Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., IPU; Walikota Depok Dr. Drs. H. Supian Suri, M.Si; Wakil Walikota Depok Chandra Rahmasyah, S.Kom; Dandim 0508/Depok Kolonel Inf Iman Widhiarto, S.T., M.M; serta Kapolres Depok Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K. Hadir pula Dekan FIB UI Dr. Bondan Kanumoyoso, S.S., M.Hum; Ketua BEM FIB UI Teuku Andika Jalaluddin; Kepala PLK UI Bapak Lauring; dan dosen pelaksana acara Dr. Munawar Holi, S.S., M.Hum.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Dalam sambutannya, Rektor UI menyampaikan apresiasinya atas kedatangan Gubernur Dedi Mulyadi dan menyoroti pentingnya nilai budaya dalam strategi pembangunan. Ia menyebut Dedi sebagai pemimpin dengan pendekatan out of the box yang menyentuh akar budaya dan karakter masyarakat Jawa Barat.

Dalam kuliah umumnya, Gubernur Dedi Mulyadi mengajak audiens untuk kembali kepada nilai-nilai luhur budaya Sunda, seperti gotong royong, kemandirian, dan penghormatan terhadap alam. Ia menekankan pentingnya pendidikan karakter berbasis budaya melalui konsep Panca Waluya: cager (sehat), bager (baik), bener (benar), pinter (cerdas), dan singer (kreatif). Dedi juga mendorong pembangunan sekolah berbasis material lokal seperti bambu dan penghapusan pekerjaan rumah (PR) untuk mendukung keterlibatan anak dalam kehidupan keluarga.

Dalam aspek tata kelola pemerintahan, Dedi menekankan transparansi dan digitalisasi. Ia mempraktikkan rapat terbuka yang disiarkan di kanal YouTube Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta penggunaan grup WhatsApp sebagai sarana koordinasi cepat antar instansi. Pendekatan ini menurutnya mampu mempercepat respons dan meningkatkan akuntabilitas.

Setelah kuliah umum, acara ditutup dengan penyerahan cendera mata dan dilanjutkan agenda Gubernur menghadiri pertunjukan ketoprak di Makara Art Center UI. Kegiatan ini memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Universitas Indonesia dalam membangun tata kelola pemerintahan yang berbasis budaya dan berorientasi pada masa depan.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.