Tol Lingkar Pekanbaru Capai 50 Persen: Proyek Raksasa yang Siap Ubah Wajah Riau

banner 468x60

RADAR JAKARTA|PEKANBARU – Proyek strategis nasional Jalan Tol Lingkar Pekanbaru terus melaju pesat. Dengan progres fisik mencapai 50 persen pada April 2025, mega proyek sepanjang 30 kilometer ini digadang-gadang bakal menjadi tulang punggung konektivitas baru di Provinsi Riau sekaligus mendorong laju pertumbuhan ekonomi kawasan.

Tol ini dirancang untuk menghubungkan Tol Pekanbaru–Bangkinang dan Tol Pekanbaru–Dumai, sekaligus menjadi simpul utama dari jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang mengintegrasikan jalur transportasi lintas provinsi hingga ke Jambi.

Tak hanya soal konektivitas, pembangunan Tol Lingkar Pekanbaru juga mencuri perhatian berkat komitmen penuh terhadap regulasi dan keberlanjutan lingkungan. PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI), anak usaha PT Hutama Karya (Persero), memastikan bahwa seluruh material galian C yang digunakan berasal dari penyedia resmi berizin, dengan pengawasan ketat sesuai standar teknis dan lingkungan hidup.

“Kami menjamin semua proses sesuai regulasi, mulai dari pengadaan material hingga pengerjaan di lapangan. Proyek ini tidak hanya mengedepankan aspek teknis, tapi juga keberlanjutan sosial dan lingkungan,” tegas Direktur Operasi III HKI, Aditya Novendra Jaya, dalam pernyataan pers, Rabu (21/5/2025).

Proyek ini mencakup pekerjaan besar seperti pembangunan badan jalan tol, dua jembatan sungai, satu pasang rest area, kantor operasional tol, dan tiga gerbang tol (GT) yang kini dikebut pengerjaannya.

Lebih dari sekadar proyek infrastruktur, Tol Lingkar Pekanbaru juga membawa semangat pemberdayaan lokal. HKI melibatkan mitra usaha dan masyarakat setempat dalam proses konstruksi, menciptakan dampak ekonomi nyata bagi warga sekitar.

Dengan pendekatan berbasis prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) serta pemanfaatan teknologi konstruksi modern, proyek ini dirancang tidak hanya cepat selesai tapi juga berdampak jangka panjang bagi pembangunan berkelanjutan di Riau.

“Kami membangun bukan hanya untuk sekarang, tapi untuk masa depan. Tol ini akan memangkas waktu tempuh, memperlancar distribusi logistik, dan membuka peluang ekonomi baru di Riau,” tambah Aditya.

Dari sisi strategis, Tol Lingkar Pekanbaru akan menjadi simpul penting yang menghubungkan tiga ruas vital: Pekanbaru–Bangkinang, Pekanbaru–Dumai, dan Pekanbaru–Rengat, menjadikannya salah satu proyek prioritas nasional paling berdampak di Pulau Sumatera.

Dengan target penyelesaian sesuai jadwal, publik menanti hadirnya jalur bebas hambatan ini sebagai simbol kemajuan Riau menuju pusat pertumbuhan ekonomi baru. |Santi Sinaga*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.