Abidzar Emosi Umi Pipik Dihina, 2 Netizen Disomasi

banner 468x60

RADAR JAKARTA|Jakarta – Kamis (22/5/2025), suasana tegang terasa di SPKT Polda Metro Jaya saat artis muda Abidzar Al Ghifari mendampingi sang ibunda, Umi Pipik, melaporkan dua akun media sosial yang diduga melakukan penghinaan berat. Tak hanya mendampingi, Abidzar juga tampil sebagai pelindung utama sang ibu, mengaku akan terus mengawal proses hukum hingga tuntas.

Laporan ini teregistrasi dengan nomor LP/B/3437/V/2025/SPKT/POLDA METRO JAYA dan dilakukan atas dugaan pencemaran nama baik lewat media elektronik. Kedua akun yang dilaporkan diduga telah menyebarkan ujaran kebencian dan hinaan keji terhadap Umi Pipik di media sosial X (sebelumnya Twitter), yang viral sejak Februari lalu.

“Saya Sendiri Buktinya”
Tiba mengenakan kaos polo dan topi, Abidzar menolak menjelaskan secara rinci saat ditanya wartawan. Namun ia memastikan, semua bukti sudah disiapkan.

“Buktinya saya sendiri. Pokoknya semua sudah lengkap. Di sini saya hanya ingin mendampingi Umi. Setelah ini akan kami sampaikan semuanya,” ujar bintang film Guna-Guna Istri Muda itu.

Abidzar menegaskan bahwa ia akan mengawal seluruh proses hukum hingga selesai, sebagai bentuk bakti kepada ibunya.

“Saya akan kawal dari awal sampai akhir. Ini adalah bentuk tanggung jawab saya sebagai anak yang ingin menjaga ibu saya,” tegasnya.

Netizen Dihantam Balik Salah Satu Minta Maaf, Satu Lagi Bungkam!
Dua akun yang menjadi sasaran laporan adalah @YogiNatasukma dan @FrancoisSigit. Keduanya diketahui menulis komentar sarkas dan melecehkan Umi Pipik, bahkan mengganti namanya dengan julukan tak pantas.

Kuasa hukum keluarga, Rendy Anggara Putra, menyebut komentar Yogi menyebut Umi Pipik sebagai “ibu goblok”, yang ditulis dalam konteks menanggapi pernyataan tentang pendidikan Umi Pipik dalam sebuah podcast.

“Komentar itu sangat menyakitkan bagi seorang anak. Maka kami beri waktu 2×24 jam untuk klarifikasi, kalau tidak akan kami lanjutkan ke jalur hukum,” tegas Rendy.

Berbeda dengan Francois yang bungkam, akun Yogi akhirnya buka suara. Dalam cuitannya yang kini viral, Yogi mengungkap penyesalan mendalam.

“Astagfirullah… Gue salah ngatain dia bego… Umi Pipik bukan goblok, dia korban keadaan. Korban poligami, survivor kanker. She’s not goblok. She’s a hero.”

Tak hanya menyesal, Yogi bahkan menyatakan siap meminta maaf langsung kepada Umi Pipik.

“Kalau Umi Pipik meminta hal demikian, saya akan lakukan,” tulisnya dalam balasan yang menuai simpati.

Dukung Kampanye Anti-Perundungan
Umi Pipik sendiri menegaskan bahwa langkah hukum ini bukan semata-mata karena sakit hati, melainkan sebagai upaya edukasi dan efek jera.

“Ini bukan hanya soal saya. Pemerintah sudah galakkan anti-perundungan. Ini pelajaran bagi siapa pun. Jangan sembarangan menilai atau menghina orang lain,” kata Umi Pipik tegas.

Abidzar Beri Somasi di Hari Ulang Tahun Sang Ibu
Menariknya, keputusan Abidzar membawa kasus ini ke jalur hukum dilakukan bertepatan dengan hari ulang tahun sang ibu.

“Ini adalah bentuk hadiah saya. Sebuah bakti pribadi saya kepada Ummi, di hari ulang tahunnya,” kata Abidzar dalam konferensi pers sebelumnya.

Netizen Beri Ragam Reaksi:

  • “Salut sama Abidzar, cowok sejati yang berdiri untuk ibunya!”
  • “Yogi akhirnya sadar, semoga jadi pelajaran buat yang lain.”
  • “Yang satunya malah kabur… jangan mentang-mentang online terus bebas menghina.”

Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa kebebasan berpendapat di media sosial tidak bisa digunakan semena-mena. Di balik layar, ada hati yang bisa tersakiti. (*)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.