Hari Ini! Aksi Akbar 205, Ribuan Ojol Siap Lumpuhkan Jakarta

banner 468x60

RADAR JAKARTA|Jakarta – Indonesia mendadak geger! Menjelang aksi akbar besar-besaran ribuan pengemudi ojek online (ojol) pada Selasa, 20 Mei 2025, sebuah video mengejutkan viral di media sosial. Seorang driver ojol secara terang-terangan menyatakan dirinya tidak akan ikut demo dan memilih tetap “narik” demi menafkahi keluarga.

Video yang menampilkan pria berjaket hijau khas ojol itu langsung menyita perhatian netizen. Dalam unggahannya, ia dengan lantang mengatakan, “Saya tetap kerja. Anak istri saya nggak bisa makan dari demo!”

Pernyataan ini sontak menuai pro dan kontra. Ribuan komentar netizen membanjiri unggahan tersebut. Ada yang memuji keberaniannya, namun tak sedikit yang mengecam sikapnya sebagai bentuk pengkhianatan terhadap solidaritas rekan sesama driver.

“Dia jujur, tapi kasihan juga temen-temen yang berjuang demi perubahan tarif,” tulis akun @rideordie.

“Gak bisa gitu, Bro! Kalau semua mikir sendiri, sampai kapan kita bisa dapat keadilan?” seru akun @ojolsolid.

Rencana Aksi Akbar 205: 500 Ribu Driver Ojol Siap Lumpuhkan Jakarta!

Demo bertajuk “Aksi Akbar 205” ini rencananya akan diikuti lebih dari 500 ribu pengemudi ojol dan taksi online dari berbagai penjuru Indonesia, termasuk dari Yogyakarta, Jawa Timur, Lampung, hingga Palembang.

Mereka akan mematikan aplikasi dan turun ke jalan, memprotes besarnya potongan pendapatan dari aplikator yang diklaim mencapai 50%, jauh melampaui batas maksimal 20% sesuai Kepmenhub KP No.1001/2022.

Ketua Umum Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono, menegaskan aksi ini adalah bentuk akumulasi kemarahan pengemudi terhadap kebijakan aplikator dan lemahnya pengawasan pemerintah.

“Tidak ada ampun bagi aplikator pelanggar regulasi. Jika pemerintah tak bertindak, kami yang akan bertindak!” tegas Igun, dalam konferensi pers resmi, Senin (19/5).

Rute Demo Dijaga Ketat, Polisi Siapkan Pengalihan Lalu Lintas

Aksi besar-besaran ini akan memusatkan ribuan massa ke titik-titik panas di Jakarta: Istana Merdeka, DPR RI, Kemenhub, Bundaran Patung Kuda, dan kantor-kantor aplikator.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengonfirmasi telah menyiapkan rekayasa lalu lintas bersifat insidental. Warga diimbau menghindari area:

• Medan Merdeka
• Bundaran Patung Kuda
• Sekitar Kompleks DPR/MPR

“Kalau massa terkonsentrasi, arus akan kita alihkan ke Jalan Budi Kemuliaan, Tugu Tani, Harmoni hingga Tomang. Tapi ini situasional,” jelas AKBP Argo Wiyono.

Tuntutan Ojol Mengguncang: Potongan Aplikator, Skema Tarif Murah, dan Regulasi Lemah!

Dalam tuntutan resminya, massa ojol menuntut:

Penurunan potongan maksimal menjadi 10% dari pendapatan pengemudi

Revisi sistem tarif penumpang, termasuk penghapusan fitur “aceng”, “slot”, dan “hemat”

Sanksi tegas dari Presiden dan Menhub terhadap aplikator pelanggar Permenhub PM No.12 Tahun 2019

Komisi V DPR RI dijadwalkan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kemenhub, aplikator, dan perwakilan pengemudi ojol untuk menanggapi krisis ini.

Netizen Panas! Aksi 205 Trending, Transportasi Online Lumpuh?

Warga pengguna transportasi daring dipastikan akan terkena imbas langsung. Mulai pukul 13.00 WIB, Selasa 20 Mei, aplikasi ojol dan taksi online akan “sunyi”. Ribuan pengguna menumpahkan keluhan mereka di media sosial.

“Besok saya bisa telat meeting, ojol pada demo semua!” keluh @kantoranaktip.

“Dukung aksi mereka! Sudah terlalu lama aplikator semena-mena!” balas akun lain. (*)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.