RADAR JAKARTA|Tulungagung – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tulungagung tengah jadi sorotan hangat publik! Pada Jumat (16/5), Lapas ini mengikuti Desk Evaluasi dari Tim Penilai Internal (TPI) Kementerian Hukum dan HAM dalam upaya keras mereka membangun Zona Integritas (ZI) menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Uniknya, proses evaluasi berlangsung secara LIVE streaming! Publik dan netizen pun dapat melihat langsung kondisi dan pelayanan di dalam Lapas, sebuah langkah transparansi yang jarang terjadi dan memicu berbagai reaksi.
Koordinator TPI, Ristianti Muji, menegaskan bahwa evaluasi ini bukan sekadar formalitas. “Kami ingin memastikan perubahan nyata dan budaya kerja yang bersih benar-benar diterapkan, bukan hanya sekadar dokumen,” ujarnya. Dia juga mengingatkan bahwa pelayanan harus dirasakan manfaatnya langsung oleh warga binaan dan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Lapas Tulungagung, Ma’ruf Prasetyo Hadianto, tidak main-main. Ia berjanji untuk terus berbenah agar Lapas menjadi institusi yang bersih, transparan, dan akuntabel. “Kami berkomitmen bangun budaya kerja humanis dan profesional, jauh dari praktik korupsi dan penyimpangan. Ini bukan hanya soal meraih predikat, tapi tanggung jawab moral kami,” tegas Ma’ruf dengan penuh semangat.
Netizen langsung ramai memberi komentar di media sosial. Ada yang mendukung langkah transparansi ini, tapi tak sedikit juga yang skeptis, menanyakan apakah perubahan ini hanya sebatas acara atau benar-benar berdampak.
Desk Evaluasi ini adalah babak penting bagi Lapas Tulungagung untuk membuktikan keseriusan mereka menuju WBK pada 2025. Dengan segala mata yang mengawasi, apakah Lapas Tulungagung akan benar-benar jadi contoh perubahan?
Simak terus perkembangan dan berikan pendapatmu! Apakah ini tanda baru reformasi lapas di Indonesia?
| Eva*










