RADAR JAKARTA| Jakarta — Ribuan wajah penuh harapan dan suara gemuruh yel-yel perjuangan mengguncang kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Kamis pagi ini. Dalam momen yang belum pernah terjadi dalam enam dekade terakhir, Presiden RI Prabowo Subianto hadir langsung menyatu bersama lebih dari 200.000 buruh dan rakyat pekerja dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2025.
Kedatangan Presiden Prabowo pukul 10.00 WIB disambut gegap gempita. Tangannya tak henti melambaikan salam kepada massa, menyapa dengan senyum dan jabat tangan hangat. Di antara spanduk dan bendera serikat yang berkibar, teriakan: “Hidup Buruh! Buruh Bersatu, Bela Negara!” menggema menggetarkan Monas.
Sejarah Tercipta di Monas: Presiden Pertama Hadiri May Day Setelah 60 Tahun
Tak sekadar simbolis, kehadiran Prabowo mencetak sejarah: ia menjadi Presiden pertama dalam 60 tahun terakhir yang hadir langsung dalam peringatan Hari Buruh di Indonesia. Sebuah sinyal kuat bahwa pemerintah kini berdiri bersama rakyat pekerja, mendengarkan, dan siap bertindak nyata.
Dalam pidato yang menggugah dan membakar semangat, Prabowo menegaskan komitmennya:
“Saya minta dukunganmu, saya minta bantuanmu, bersama-sama kita selamatkan kekayaan rakyat! Kekayaan negara harus dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia,” tegas Prabowo disambut sorak sorai massa.
Ia juga berjanji untuk menegakkan hukum secara adil dan tanpa pandang bulu.
> “Siapapun yang mencuri kekayaan negara, akan saya tindak. Itu sumpah saya kepada rakyat di hadapan Tuhan Yang Maha Besar,” ujarnya lantang.
Lautan Buruh Padati Monas: Dari Jakarta hingga Jawa Barat, Semua Turun ke Jalan
Dari DKI Jakarta, Banten hingga Jawa Barat, puluhan ribu buruh sejak dini hari bergerak ke jantung ibu kota. Mengenakan seragam serikat, membawa atribut perjuangan, serta diiringi musik dan semangat kebersamaan, gelombang massa membanjiri Monas. Polisi memperkirakan kehadiran mencapai lebih dari 200.000 orang termasuk keluarga buruh dan masyarakat umum yang turut menyatakan solidaritas.
Elit Pemerintahan & Tokoh Buruh Turut Hadir, Solidaritas Nasional Terbangun
Acara ini juga dihadiri para tokoh penting negara: Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua MPR Ahmad Muzani, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Panglima TNI Jenderal Agus Subianto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit, hingga tokoh-tokoh besar pergerakan buruh seperti Said Iqbal (KSPI), Andi Gani (KSPSI), dan Ely Rosita Silaban (KSBSI).
“May Day adalah hari sakral bagi buruh. Bukan sekadar aksi, tapi suara harapan dan keadilan sosial,” ujar Said Iqbal, Presiden KSPI.
Indonesia Baru, Dimulai dari Monas
Hari ini bukan sekadar peringatan, tapi tonggak baru hubungan rakyat dan pemerintah. Dari Monas, suara buruh bergema ke seluruh penjuru negeri. Dari Monas, semangat solidaritas dan keadilan sosial dikobarkan. Dan dari Monas, Indonesia baru mulai dibangun bersama rakyat pekerja, dengan Presiden di barisan terdepan.**”
SEMANGAT MEMBARA DI MONAS! Presiden Prabowo Catat Sejarah Baru di Hari Buruh 2025










