Kasad Serukan Peran Aktif TNI AD dalam Pelestarian Alam melalui Pelepasliaran Satwa

Kasad Serukan Peran Aktif TNI AD dalam Pelestarian Alam melalui Pelepasliaran Satwa
Kasad Serukan Peran Aktif TNI AD dalam Pelestarian Alam melalui Pelepasliaran Satwa
banner 468x60

RADAR JAKARTA | Karawang – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., memimpin langsung kegiatan pelepasliaran satwa dilindungi di kawasan Resimen Latihan Tempur (Menlatpur) Sanggabuana, Kabupaten Karawang, pada Selasa (18/2/2025).

Kegiatan ini juga melibatkan Tim Ekspedisi Macan Tutul dan merupakan bagian dari upaya konservasi alam serta perlindungan terhadap keanekaragaman hayati.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Acara pelepasliaran tersebut turut didukung oleh sejumlah organisasi konservasi seperti Sanggabuana Conservation Foundation (SCF), Yayasan Cikananga Konservasi Terpadu, Lembang Park and Zoo, serta PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. Area Kamojang.

Sebagai bagian dari program pelestarian alam, beberapa satwa yang termasuk dalam kategori dilindungi, seperti elang ular bido, kijang, landak Jawa, musang, dan kancil, dikembalikan ke habitat alaminya setelah melalui proses rehabilitasi dan habituasi yang ketat.

 

Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyatakan bahwa pelepasliaran satwa ini merupakan salah satu wujud nyata komitmen TNI AD dalam pelestarian lingkungan hidup dan ekosistem. Ia juga menegaskan dukungan penuh terhadap berbagai program Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang bertujuan menjaga kelestarian hutan lindung di seluruh Indonesia.

“Sebagai bagian dari bangsa Indonesia, kita memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga keanekaragaman hayati demi kelangsungan hidup generasi mendatang. Harapan saya, para Pangdam dapat memelopori upaya konservasi alam dengan bekerja sama bersama berbagai pihak. TNI AD akan terus mendukung kegiatan Kementerian Kehutanan dalam pelestarian hutan lindung,” ujar Kasad dalam sambutannya.

Selain itu, Kasad juga menekankan bahwa kegiatan ini selaras dengan program unggulan TNI AD yang dikenal dengan nama Bersatu Dengan Alam, yang mendukung pelestarian lingkungan dan keberlanjutan ekosistem hayati. Program ini diharapkan dapat memperkuat hubungan harmonis antara manusia dan alam.

Hutan Sanggabuana, yang merupakan kawasan hutan lindung, memiliki peran penting sebagai paru-paru hijau dan rumah bagi berbagai spesies flora dan fauna.

Kawasan ini juga menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat sekitar. Oleh karena itu, peran aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian alam menjadi kunci dalam keberhasilan konservasi jangka panjang.

Pengembangan lahan pertanian dan perkebunan yang berkelanjutan di sekitar hutan lindung pun diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat tanpa merusak keseimbangan ekosistem.

Dengan adanya pelepasliaran satwa dilindungi ini, diharapkan dapat menjaga keseimbangan ekosistem, serta memberikan ruang bagi satwa-satwa tersebut untuk berkembang biak secara alami di habitat mereka.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.