Malaria Merebak, Dinkes Rohil: Puskesmas Panipahan Tercatat Kasus malaria paling tinggi

banner 468x60

Radarjakarta.id | ROKAN HILIR – Dinas Kesehatan Rokan Hilir (Rohil) mencatat sebanyak 1.737 kasus malaria sepanjang 2024 yakni dari Januari hingga saat ini.

Musfardi Rustam, Penanggung Jawab Malaria dari Dinas Kesehatan Riau, menjelaskan bahwa pihaknya telah memberikan rekomendasi agar masyarakat menggiatkan gotong royong untuk membersihkan lingkungan dan genangan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

“Kami sudah mengarahkan agar dilakukan pembersihan lingkungan secara kolektif, terutama genangan air yang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk,” ujarnya.

Selain itu, berbagai langkah pencegahan telah dilakukan, termasuk analisis data, sosialisasi terkait pencegahan dan pengobatan malaria, serta bantuan logistik bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Inhil. Upaya pengobatan massal juga tengah dilaksanakan.

“Kami juga terus meningkatkan koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Semua stakeholder, mulai dari Penjabat Bupati, Dinas Kesehatan Kabupaten, hingga Puskesmas dan bidan, sudah siap siaga dalam penanggulangan malaria ini,” kata Musfardi.

Hingga kini, Dinas Kesehatan Rohil sudah melakukan berbagai upaya. Seperti melakukan upaya IRS (penyemprotan dinding rumah) dengan insektisida, Fogging Malam Hari, Larvaciding (menaburkan larvasida ke tempat yg ditemukan jentik anopheles), Membagikan Kelambu Berinsektisida, hingga melakukan skrining RDT Malaria guna mengetahui riwayat dan gejala penularan malaria.

Sebelumnya, Berdasarkan data Dinas Kesehatan Rohil, tercatat distribusi malaria di Puskesmas Panipahan mencapai total 1.258 kasus, dan disusul RSUD Pratomo Bagansiapiapi dengan total 146 kasus.

PJ Malaria Dinkes Rohil, Devi Novando, SKM mengatakan, “Saat ini, kerjasama lintas sektor dan lintas program telah dilaksanakan dalam menangani kasus Malaria, kemarin Tim Kemenkes dan BNPB pusat juga telah turun langsung ke wilayah Panipahan”

“Kasus malaria paling tinggi terdapat di Kecamatan pasir Limau Kapas tepatnya di Puskesmas Panipahan”pungkasnya. | Santi Sinaga*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.