Radarjakarta.id | SORONG SELATAN –Pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Sorong Selatan, Alfius Way dan Husin Totarago, telah merancang sebuah program pemberdayaan dan penguatan kehidupan sosial kemasyarakatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Sorong Selatan di berbagai aspek. Program ini diusung sebagai bagian dari visi mereka dalam Pilkada yang akan datang pada 27 November 2024, dan berfokus pada upaya terencana, sistematis, serta berkelanjutan untuk menciptakan masyarakat yang mandiri, sejahtera, dan tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan.
Dalam penjelasannya, Alfius Way menekankan pentingnya meningkatkan peran serta masyarakat dalam proses pengambilan keputusan.
“Kami ingin masyarakat Sorong Selatan terlibat aktif dalam setiap proses pengambilan keputusan yang menyangkut kehidupan mereka. Kami juga akan memperkuat organisasi kemasyarakatan (ormas) yang menjadi ujung tombak dalam pemberdayaan masyarakat,” ungkap Alfius. Selain itu, pasangan ini berkomitmen untuk memberikan akses yang lebih luas kepada informasi dan edukasi, sehingga masyarakat dapat lebih berdaya dalam menghadapi berbagai tantangan.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) juga menjadi salah satu pilar utama dalam program ini. Alfius Way dan Husin Totarago berencana meningkatkan akses terhadap pendidikan, terutama bagi anak-anak dan generasi muda di Sorong Selatan.
“Kami akan memastikan bahwa setiap anak di Sorong Selatan mendapatkan akses pendidikan yang layak, karena pendidikan adalah kunci untuk masa depan yang lebih baik,” kata Alfius. Mereka juga berencana meningkatkan keterampilan melalui pelatihan vokasi dan membuka akses yang lebih luas terhadap layanan kesehatan, agar masyarakat bisa hidup lebih sehat dan produktif.
Pasangan ini juga menggarisbawahi pentingnya peningkatan perekonomian masyarakat sebagai bagian dari pemberdayaan sosial. Alfius dan Husin berkomitmen untuk membuka lebih banyak lapangan pekerjaan, memberikan akses terhadap modal usaha, serta memperkuat infrastruktur ekonomi yang ada.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap warga Sorong Selatan memiliki kesempatan yang sama untuk meningkatkan taraf hidup mereka melalui pekerjaan dan usaha yang layak,” ujar Alfius.
Selain aspek ekonomi, program ini juga menitikberatkan pada pelestarian budaya dan nilai-nilai lokal. Alfius Way menegaskan komitmennya untuk melestarikan budaya dan tradisi lokal yang menjadi identitas masyarakat Sorong Selatan.
“Budaya dan nilai-nilai luhur bangsa harus terus dijaga dan dilestarikan, karena inilah yang menjadi landasan kita dalam membangun masyarakat yang harmonis dan toleran,” jelasnya. Pasangan ini juga akan memperkuat toleransi dan kerukunan antar umat beragama, yang menjadi dasar penting dalam kehidupan sosial yang damai dan sejahtera.
Untuk mendukung semua langkah tersebut, Alfius Way dan Husin Totarago menekankan peran penting pemerintah dalam pembuatan kebijakan yang berpihak pada rakyat. Mereka berencana menyediakan anggaran yang memadai untuk program pemberdayaan dan penguatan kehidupan sosial kemasyarakatan, serta meningkatkan koordinasi dan sinergi antar instansi pemerintah.
“Pemerintah harus hadir dan berperan aktif dalam setiap upaya pemberdayaan masyarakat. Kami akan memastikan bahwa setiap program yang kami jalankan memiliki dukungan penuh dari pemerintah, baik dari segi kebijakan maupun anggaran,” tegas Alfius.
Dengan program ini, Alfius Way dan Husin Totarago berharap dapat menciptakan perubahan signifikan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Sorong Selatan. Mereka optimis bahwa melalui pemberdayaan masyarakat, peningkatan kualitas SDM, penguatan ekonomi, pelestarian budaya, dan peran aktif pemerintah, Sorong Selatan akan menjadi daerah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.











