Radarjakarta.id | DEPOK – Peserta Pemilu 2024 seperti Caleg jangan saling mengklaim memperoleh suara terbanyak.
Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Kasno kepada wartawan mengatakan dirinya salah satu warga masyarakat Kota Depok yang mana juga telah turut serta menikmati dan melaksanakan tugas sebagai salah satu menjalankan demokrasi di kota Depok.
Terkait dengan adanya beberapa beredarnya perolehan rekapitulasi suara di grup What App dinilai terlalu buru-buru.
“Maka kami sebagai warga masyarakat untuk bersabar menunggu hasil rekapitulasi yang dikeluarkan oleh KPU secara resmi,”katanya di Depok pada Selasa (20/2).
Bahkan ditemukan salah satu peserta caleg sudah membuat semacam flyer kemenangan.
Dia berharap tidak ada lagi warga ataupun masyarakat khususnya para peserta pemilu 2024 ini untuk mengklaim memperoleh jumlah kursi di DPRD tingkat dua Kota Depok.
Dan tolong warga masyarakat jangan terkait dengan berita-berita hoax yang memang bukan dimunculkan dari pihak KPU Kota Depok.
Biarkan petugas bekerja dengan baik dan nantinya akan diumumkan kepada warga.
“Siapun yang nantinya akan duduk di gedung DPRD merupakan hasil Pemilu 2024,”katanya.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, Willy Sumarlin menegaskan, jika nama-nama 50 calon anggota DPRD Depok terpilih yang beredar di media sosial tidak benar.
“Tidak benar itu bang,” ujar Willy
Willy mengatakan, jika saat ini proses penghitungan suara masih berlanjut dan baru masuk beberapa persen.
“Proses rekap hingga kini masih berjalan,” tegasnya.
Sebelumnya beredar informasi terkait 50 calon anggota legislatif yang terpilih dan melenggang ke DPRD Depok di media sosial.
Dalam info itu disebutkan perolehan kursi, nama hingga suara partai. | Eka*
Peserta Pemilu Jangan Saling Klaim Kemenangan










