Ricuh! Demo Perangkat Desa di Gedung DPR, Massa Tuntut Revisi UU Desa

banner 468x60

Radarjakarta.id | JAKARTA – Massa Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) menggelar aksi unjuk rasa menuntut pengesahan Revisi Undang-Undang (RUU) Desa berujung ricuh. Pedemo mencoba merusak tembok Gedung DPR, Rabu (31/1/2024).

Sejumlah fasilitas publik yang ada di gedung DPR RI dirusak oleh para demonstran yang berasal dari APDESI.

Fasilitas yang dirusak oleh para demontran di antaranya yakni tiang gerbang DPR RI yang terbuat dari batu bata dan pagar pembatas.

Salah seorang pedemo terlihat menggunakan sebuah palu berukuran cukup besar dan memukulnya ke arah tembok gedung. Alhasil, tembok pun berlubang imbas pukulan tersebut.

Tak hanya itu, pedemo juga memasang tali tambang di pagar besi dan berupaya menariknya untuk merobohkan pagar tersebut.

Diketahui, massa berhasil menjebol salah satu sisi pagar Gedung DPR. Mereka juga menimpuki polisi dengan batu dan botol air hingga memukuli pagar dengan palu besar.

Dampak unjuk rasa tersebut membuat lalu lintas di depan gedung DPR/MPR dan Tol Dalam Kota lumpuh.

Lumpuhnya lalu lintas disebabkan jalan tol diblokade oleh massa. Hal itu terjadi dari depan pintu utama Gedung DPR/MPR hingga Cawang. Lumpuhnya jalanan tidak hanya pada jalan tol, namun juga jalan non tol yang terkena imbasnya karena pintu tol Halim yang menuju dalam kota sudah ditutup.

Setelah itu, secara perlahan massa aksi Apdesi membubarkan diri.

Beberapa di antaranya terlihat meminta maaf kepada Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto yang ada di lokasi. Sebab, menimpuki anggota polisi dengan batu dan botol air minum. | Eka*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.