JAKARTA, Radarjakarta.id – Semangat dan ketangguhan perempuan Indonesia kembali bersinar terang di Hotel Shangri-La Jakarta.
Dalam momentum bersejarah, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) merayakan ulang tahun ke-50 sekaligus menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-IV tahun 2025, Kamis (23/10/2025).
Acara megah ini bukan sekadar peringatan setengah abad kiprah IWAPI, tetapi juga pernyataan tekad untuk membawa perempuan Indonesia menjadi penggerak utama menuju Indonesia Emas 2045 era di mana inklusivitas, inovasi, dan kolaborasi menjadi kunci kemajuan bangsa.
Dengan mengusung tema “50 Tahun IWAPI Konsisten dalam Pemberdayaan Ekonomi Perempuan: Inovatif, Inklusif, dan Kolaboratif Menuju Indonesia Emas,”
Rakernas kali ini menghadirkan energi baru bagi ribuan perempuan pelaku UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi nasional.
Data menunjukkan, lebih dari 64 persen pelaku UMKM di Indonesia adalah perempuan, yang berkontribusi pada 60 persen Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan menyerap hingga 97 persen tenaga kerja.
Ketua Umum DPP IWAPI, Nita Yudi, menegaskan bahwa IWAPI akan terus memperkuat kapasitas perempuan sebagai penggerak ekonomi rakyat di tengah tantangan global dan percepatan transformasi digital.
“Melalui IWAPI, kami ingin memastikan para pengusaha perempuan mendapatkan dukungan, pelatihan, dan jejaring yang mereka butuhkan agar bisa bersaing di tingkat nasional maupun global,” ujar Nita Yudi dengan penuh semangat.
Kini, IWAPI telah menjangkau 38 provinsi dan 329 kabupaten/kota dengan puluhan ribu anggota aktif yang menjadi motor penggerak ekonomi daerah.
Tahun 2025, organisasi ini meluncurkan berbagai program unggulan, termasuk pelatihan bisnis digital dan inkubasi wirausaha baru, guna mencetak pengusaha perempuan yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing tinggi.
Kemeriahan Rakernas semakin terasa dengan Bazar Expo IWAPI ke-IV 2025, yang menampilkan 166 booth UMKM unggulan dari seluruh Indonesia.
Ajang ini bukan hanya pameran produk, tetapi juga wadah mempertemukan pelaku usaha perempuan dengan mitra bisnis strategis, membuka peluang ekspor dan kemitraan nasional.
Tak kalah memukau, IWAPI Fashion Day 2025 menampilkan 60 pragawati dan 10 desainer nasional, termasuk 7 desainer internal IWAPI, yang berkolaborasi dalam menghadirkan karya busana berkarakter Indonesia modern.
Gelaran ini menjadi bukti nyata kontribusi IWAPI dalam mengangkat industri kreatif dan fashion lokal ke level internasional.
Puncak acara Rakernas mencetak sejarah baru, IWAPI meraih Rekor MURI atas aksi sosial pembagian 71.860 paket makanan bergizi yang dilakukan serentak di 356 titik di 36 provinsi Indonesia hingga Malaysia.
“Rekor ini bukan sekadar angka, tetapi simbol kepedulian sosial IWAPI terhadap kesehatan masyarakat, terutama perempuan dan anak-anak,” tutur Nita Yudi menegaskan komitmen IWAPI dalam bidang ekonomi sekaligus kemanusiaan.
Langkah monumental ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya membangun sumber daya manusia sehat dan produktif melalui peningkatan gizi bagi kelompok rentan.
Dengan semangat kolaborasi lintas sektor, inovasi berkelanjutan, dan solidaritas perempuan Indonesia, IWAPI meneguhkan perannya sebagai garda depan pemberdayaan ekonomi nasional.
Perempuan Indonesia kini bukan sekadar penopang, tetapi pemimpin dalam menciptakan ekonomi berkeadilan, berkelanjutan, dan berdaya saing global.
Selamat 50 Tahun IWAPI teruslah menjadi pelita kemajuan dan inspirasi bagi bangsa!. ***(Guffe).










