11 Organisasi Perempuan Gelar Aksi Sosial, Dorong Pengesahan RUU PPRT

Aksi sosial bertajuk “Kolaborasi Perempuan, Cahaya Ramadhan." (Foto: Radarjakarta.id/Ilham
banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Sebanyak 11 organisasi dan komunitas perempuan berkolaborasi menggelar aksi sosial bertajuk “Kolaborasi Perempuan, Cahaya Ramadhan” di Shangri-La Hotel Jakarta, Senin (9/3/2026).

Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Perempuan Internasional (International Women’s Day/IWD) 2026 ini digagas oleh Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) untuk memperkuat solidaritas sekaligus memperluas dampak aksi sosial di bulan suci Ramadan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Selain menjadi ajang silaturahmi lintas komunitas perempuan, kegiatan ini juga diisi dengan penyaluran santunan kepada ribuan penerima manfaat serta buka puasa bersama.

Ketua Umum DPP IWAPI, Nita Yudi menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk implementasi nyata dari tema IWD 2026, “Rights. Justice. Action. for ALL Women and Girls.”

Menurut Nita, momentum Ramadan menjadi ruang yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus memperjuangkan isu-isu penting yang menyangkut perempuan. Ia menilai, semangat berbagi di bulan Ramadan harus diterjemahkan dalam aksi nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat luas.

“Selain kegiatan sosial, IWAPI juga mendorong penguatan perlindungan bagi kelompok perempuan rentan, termasuk dukungan terhadap pengesahan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT),” kata Nita kepada wartawan, Senin (9/3/2026).

Kolaborasi ini melibatkan berbagai organisasi dan komunitas perempuan, di antaranya IWAPI, Srikandi PDDI, Perempuan Laju Perkasa, Komunitas Kebaya Jakarta, Melati Putri Pertiwi (MPP), AMIRA, Social Club, Wanita Indonesia Tanpa Tembakau (WITT), Sahabat Kartini Love, Jakarta With Love, serta Koalisi Sipil UU PPRT.

Ketua Panitia kegiatan, Vivi Susanti menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menghadirkan kepedulian sosial, tetapi juga memperkuat jaringan kerja sama antarorganisasi perempuan.

“Melalui kolaborasi ini kami ingin menghadirkan dampak sosial yang nyata sekaligus mempererat solidaritas lintas komunitas perempuan,” ujar Vivi.

Sementara itu, Wakil Ketua Panitia sekaligus Ketua AMIRA, Tuti Yani berharap kerja sama ini tidak berhenti pada kegiatan Ramadan saja.

“Sinergi antarorganisasi perempuan perlu terus diperkuat melalui program pemberdayaan, mentoring, serta kegiatan sosial berkelanjutan,” ungkap Tuti.

Kegiatan yang dihadiri Menteri Agama, Nasaruddin Umar ini menargetkan partisipasi sekitar 500 peserta dari berbagai organisasi dan komunitas perempuan, serta penyaluran santunan kepada 3.000 penerima manfaat.

Rangkaian acara meliputi registrasi peserta, pembukaan, sambutan dan keynote speech, prosesi simbolis santunan, doa bersama, buka puasa bersama, hingga sesi silaturahmi dan dokumentasi.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.