109 Tiang Monorel Rasuna Said Resmi Dibongkar Usai 20 Tahun Mangkrak

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Setelah lebih dari dua dekade menjadi simbol proyek mangkrak, 109 tiang beton bekas proyek Jakarta Monorail di Jalan HR Rasuna Said akhirnya resmi lenyap. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan seluruh tiang di koridor strategis ibu kota itu telah dipotong dan dirapikan.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut momen ini sebagai babak penutup dari proyek transportasi yang tak pernah terwujud sejak awal 2000-an.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Setelah mangkrak 20 tahun, 109 tiang monorel di Jalan Rasuna Said telah selesai 100 persen,” tegas Pramono di Balai Kota, Selasa (24/2/2026).

Dari Mangkrak 20 Tahun, Tuntas Lebih Cepat dari Target

Pembongkaran yang dimulai lewat seremoni groundbreaking pada 14 Januari 2026 itu kini rampung total bahkan lebih cepat dari target awal Juni 2026. Prosesi pemotongan dua tiang pertama dipimpin langsung Pramono, didampingi mantan Gubernur Sutiyoso dan Wakil Gubernur Rano Karno, serta unsur Kejaksaan Tinggi dan KPK.

Tiang-tiang yang selama ini dijuluki warga sebagai “nisan beton” karena berdiri kaku di tengah jalan protokol itu kini benar-benar hilang dari lanskap Rasuna Said.

Rp100 Miliar untuk Bersih-Bersih dan Percantik Koridor

Tak berhenti di pembongkaran, Pemprov DKI langsung tancap gas menata ulang koridor sepanjang 3,5 kilometer tersebut. Anggaran sekitar Rp100 miliar dari APBD digelontorkan untuk pembongkaran sekaligus penataan trotoar, saluran air, dan ruang hijau.

Targetnya jelas: sebelum 22 Juni 2026 bertepatan dengan HUT ke-499 Kota Jakarta wajah Rasuna Said harus berubah total.

“Mudah-mudahan sebelum 22 Juni Jalan Rasuna Said sudah semakin indah, cantik, dan tertata,” ujar Pramono.

Konsep penataan akan mengikuti standar kawasan sisi barat Rasuna Said yang lebih ramah pejalan kaki dan estetis. Trotoar diperlebar, drainase diperbaiki, taman kota ditambah. Pemerintah ingin menghapus kesan kumuh dan setengah jadi yang melekat selama 20 tahun terakhir.

Senayan Menyusul, Dikaji Ulang

Sementara itu, tiang monorel yang masih berdiri di kawasan Senayan belum masuk tahap pembongkaran. Pemprov DKI menyatakan masih melakukan kajian lanjutan untuk menentukan langkah berikutnya.

Penutup Era Gagal, Awal Tata Kota Baru

Proyek monorel yang dulu digadang-gadang sebagai solusi transportasi massal modern akhirnya resmi menjadi bagian sejarah. Pembongkaran ini bukan sekadar urusan teknis, tetapi simbol pembersihan jejak kegagalan pembangunan yang terlalu lama dibiarkan.

Kini, Rasuna Said bersiap menanggalkan bayang-bayang proyek mangkrak dan tampil sebagai koridor bisnis yang lebih tertata, ramah pejalan kaki, dan representatif.

Jakarta menutup luka lama dan membuka wajah baru.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.